Tanjung Pelepas Layani 9,8 Juta Teus

  • Share

Tanjung Pelepas Layani 9,8 Juta Teus

JAKARTA – Arus petikemas di Pelabuhan Tanjung Pelepas (PTP) Malaysia mencapai angka tertinggi 9,8 juta teu pada tahun 2020, meskipun terjadi gejolak ekonomi global yang disebabkan oleh pandemi virus corona (Covid-19). Pencapaian angka tertinggi tersebut merupakan peningkatan lebih dari 8% dari 9,1 juta teu yang tercatat pada Tahun 2019 lalu.

“Tahun lalu (2019), PTP menginvestasikan lebih dari Rp. 700 milyar ($ 173m) dalam upaya untuk meningkatkan kapasitas penanganan peti kemas, kapabilitas, dan keandalannya dengan menyediakan tambahan 8 (delapan) unit container crane jenis super-post panama, 10 (sepuluh) electrified rubber tyred gantries (ERTGs) dan pengerukan pada alur pelayaran untuk memastikan generasi baru kapal petikemas ultra besar (ULCV) dapat dengan aman keluar masuk di PelabuhanTanjung Pelepas, ”kata Datok Sri Che Khalib Mohamad Noh, Chairman Pelabuhan Tanjung Pelepas.

Menurutnya, dengan berinvestasi melalui penambahan aset pelabuhan dan PTP akan terus berupaya untuk membangun menjadi salah satu terminal dengan perlengkapan terbaik dan paling berteknologi maju di kawasan ini dan akan memastikan bahwa PTP dapat mengikuti perubahan cepat dalam industri pelabuhan dan pengiriman dan selanjutnya memenuhi pertumbuhan permintaan pelanggan.

Marco Neelsen, CEO PTP menjelaskan bahwa pertumbuhan trayek lintasan yang terjadi karena adanya lonjakan volume petikemas transhipment ekstra yang diterima pelabuhan karena meningkatnya permintaan di Asia dan Eropa, serta permintaan dari pelanggan untuk meningkatkan throughput di PTP.

“Meskipun ada beberapa tantangan selama Triwulan II/2020, dimana pada paruh kedua tahun berjalan sangat positif untuk PTP dengan peningkatan volume karena pembukaan perbatasan negara dan mulainya kebangkitan ekonomi perdagangan global dengan China, transpacific dan kawasan Eropa,” Kata Neelsen.

PTP, terminal peti kemas terbesar di Malaysia, adalah perusahaan patungan antara Grup MMC Malaysia (70%) dan Terminal APM yang berbasis di Belanda (30%).(smn)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.