Priok Kudu 24/7 Saat Lebaran

  • Share
Ketua DPW ALFI DKI Jakarta, Adil Karim

JAKARTA – Pengguna jasa logistik mengingatkan operasional pelabuhan Tanjung Priok agar tetap beroperasi 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu atau 24/7, menjelang dan saat Lebaran/Idul Fitri tahun ini.

Ketua Umum DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) DKI Jakarta, Adil Karim, mengatakan kelancaran arus barang dan operasional pelabuhan tersibuk di Indonesia itu mesti terjaga guna memberikan kepastian bagi pelaku usaha.

Dia mengatakan, Otoritas Pelabuhan perlu komprehensif mengatur jam operasional di pelabuhan Tanjung Priok  menjelang dan saat Lebaran tersebut.

“Operator pelabuhan dan instansi terkait di pelabuhan Priok juga harus siap mengantisipasi pergerakan arus barang dan peti kemas menjelang dan saat Lebaran dengan komitmen pada layanan 24/7,” ujar Adil kepada logistiknews.id, pada Kamis (29/4/2021).

Hal senada dikemukakan Ketua Umum Dewan Pemakai Jasa Angkutan Laut Indonesia (Depalindo) Toto Dirgantoro.

Menurutnya, meskipun pada umumnya pabrik dan gudang di luar pelabuhan tutup pada Libur Lebaran, termasuk banyak trucking yang tidak beroperasi.

“Saya setuju bahwa kegiatan sisi laut atau layanan bongkar muat di pelabuhan tetap harus operasional 24/7 agar tidak terjadi kongesti pasca Lebaran,” ucap Toto, kepada logistiknews.id, pada Kamis (29/4).

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, biasanya bertepatan dengan hari H Lebaran, untuk operasional di semua terminal peti kemas di pelabuhan Priok tetap menerapkan layanan 24/7.

Namun, hanya libur sebentar (2 shift) saat hari H Lebaran yakni pada sift 3 (malam takbiran) dan pada shift 1 (pagi hari saat pelaksaan sholat Idul Fitri). Selebihnya tetap operasional seperti biasa karena kapal juga tetap sandar dilayani bongkar muatnya di terminal.

Saat ini, di pelabuhan Tanjung Priok, terdapat 5 pengelola terminal peti kemas yakni Jakarta International Container Terminal (JICT), Terminal Peti Kemas Koja, Terminal Mustika Alam Lestari (MAL), New Priok Container Terminal-One (NPCT-1) dan Terminal 3 Priok yang dikelola IPC TPK-anak usaha PT Pelindo II/IPC.

Kendati begitu, untuk kepastian operasional pelabuhan Tanjung Priok disaat Lebaran, semua pihak mesti  menunggu edaran resmi dari Kantor Otoritas Pelabuhan setempat.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.