Priok kembangkan Aplikasi ‘STID Cek’, Begini Harapan GPEI

  • Share
General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, M Hadi Syafitri Noor.

LOGISTIKNEWS.ID – Pelabuhan Tanjung Priok saat ini sedang melakukan pengembangan untuk mempersiapkan aplikasi STID Cek, di pelabuhan tersibuk di Indonesia itu.

“Aplikasi STID Cek, saat ini masih dalam tahap pengembangan. Semoga segera rampung,” ujar General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, M Hadi Syafitri Noor, dikonfirmasi Logistiknews.id, pada Rabu malam (6/4/2022).

Sebagaimana diberitakan, Hadi Syafitri Noor, resmi ditugasi oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) sebagai GM Pelindo Regional 2 Tanjung Priok per 1 April 2022.

Sementara itu, Ketua Gabungan Perusahaan Eksportir Indonesia (GPEI) DKI Jakarta Irwandy MA Rajabasa, mengatakan, pelaku bisnis khususnya eksportir di pelabuhan Tanjung Priok mengharapkan agar GM Regional 2 Tanjung Priok yang baru dapat meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi kedepannya kepada stakeholders.

“Harapan kami, persoalan yang selama ini dihadapi bisa diatasi dengan kinerja yang baik melalui sinergi antara pelaku bisnis, stakeholders dan seluruh instansi terkait di pelabuhan Priok,” ujar Irwandy, kepada Logistiknews.id.

Irwandy MA Rajabasa, Ketua GPEI DKI Jakarta

Sebelumnya, Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok Capt Wisnu Handoko mengatakan, agar pihak STID Center di Pelabuhan Tanjung Priok untuk segera menyiapkan aplikasi/dashboard digital “STID Cek”.

Single Truck Identity Document (STID) menjadi identitas tunggal setiap truk, dengan sistem berbasis elektronik yang terkoneksi dengan sistem IT manajemen pelabuhan yang berisi database meliputi kelayakan teknis truk dan pengemudinya, termasuk data nomor polisi kendaraan/truk serta pemilik maupun perusahaan angkutannya.

Capt Wisnu mengungkapkan, aplikasi STID Cek itu supaya dilengkapi dengan link dan address yang mudah diakses bagi pengguna jasa angkutan truk untuk memeriksa kendaraan truk telah memiliki STID atau belum.

“Pengguna jasa angkutan truk (shipper/pengirim muatan, Jasa Pengurusan Transportasi, Perusahaan Pengurusan Jasa Kepabeanan, Depo Peti Kemas) agar memastikan bahwa kendaraan truk yang akan digunakan untuk mengirim muatan dari Gudang/depo peti kemas telah memiliki STID dengan cara memeriksa melalui aplikasi/dashboard digital STID Cek,” ucap Capt Wisnu.

Berdasarkan, data Pusat Pelaporan Pelaksanaan Single Truck Identity Document (STID) atau STID Centre Pelabuhan Tanjung Priok, yang diterima Logistiknews.id, hingga 4 April 2022, sebanyak 19.763 Truk yang sudah comply dengan STID. Namun dari jumlah itu, masih terdapat pemegang STID Sementara (STID-S) sebanyak 3.509 Truk.

Adapun jumlah perusahaan yang telah disetujui PMKU (Permohonan Melakukan Kegiatan Usaha) di Pelabuhan Tanjung Priok hingga 4 April 2022, sebanyak 820 Perusahaan.

Sedangkan Perusahaan yang mengajukan STID hingga 4 April 2022 tercatat 633 Perusahaan dan jumlah perusahaan yang telah disetujui STID-nya 633 Perusahaan.

Adapun jumlah kartu STID yang dicetak dan telah didistribusikan hingga 4 April 2022 mencapai 19.588 kartu STID.(am)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.