Dear OP Priok, TBS di JICT Sukses,Terminal Lainnya Kapan ?

  • Share
Truk Kontainer Melintasi jalur distribusi di Pelabuhan Tanjung Priok, belum lama ini.(photo:Logistiknews.id)

LOGISTIKNEWS.ID – Pelaku usaha trucking di Pelabuhan Tanjung Priok mengemukakan implementasi terminal booking system atau TBS di Jakarta International Container Terminal (JICT) yang telah berjalan lancar sejauh ini, mestinya segera diikuti oleh terminal peti kemas lainnya di Pelabuhan Tanjung Priok.

Seperti diketahui, selain JICT, di pelabuhan tersibuk di Indonesia itu juga terdapat TPK Koja, New Priok Container Terminal One (NPCT-1), Terminal Mustika Alam Lestari (NPH) dan Terminal 3 Priok (IPC-TPK).

“Kalau di JICT sudah berjalan TBS saat ini dengan tahapan penerapan sistem pemberitahuan truk yang mau masuk terminal dan sudah ada pemisahan slot (kuota) truk yang layani ekspor dengan yang layani impor.Kemudian kedepan informasinya yang kami peroleh akan ada tahapan punishment. Namun hal ini perlu dibicarakan dengan pengguna jasa dan stakeholders terkait terlebih dahulu,” ujar Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Gemilang Tarigan, kepada Logistiknews.id pada Jumat (19/5/2023).

Gemilang menegaskan, justru yang perlu didorong saat ini adalah bagaimana implementasi TBS itu juga bisa di implementasikan di terminal lainnya selain JICT.

“Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok selaku regulator tertinggi di pelabuhan perlu lebih responsif untuk menyukseskan TBS di pelabuhan Priok secara keseluruhan,” ujar Gemilang.

Slot atau kuota masuk trucking pada Terminal Booking System (TBS) di Jakarta International Container Terminal (JICT), kini bertambah dua kali lipat dari sebelumnya.

Jika sebelumnya hanya ada kuota 200 truk (flat) dalam setiap slot pemesanan TBS untuk per dua jam, kini kuota tersebut ditambah, agar kelancaran arus barang dan logistik tetap terjaga pasca implementasi TBS di JICT.

Dengan adanya penambahan kuota trucking dalam slot per tiap dua jam-nya dalam sistem TBS itu diharapkan bisa menjadi win-win solution dengan melihat karakteristik waktu pergerakan barang ekspor maupun impor sehingga tidak ada lagi pemilik barang impor yang sudah mengantongi surat pengeluaran barang (SPPB) namun trucknya tidak bisa masuk karena tidak dapat kuota slot.

Saat ini berdasarkan informasi yang diperoleh Logistiknews.id, bahwa kuota slot trucking di sistem TBS JICT untuk pukul : 00-02 Wib sebanyak 500 trucking, dan pukul 02-04 Wib (400 truk).

Sedangkan kuota pada pukul 04-06 Wib (300 truk), pukul 06-08 Wib (300 truk), pukul 08-10 Wib (300 truk), pukul 10-12 Wib (300 truk), pukul 12-14 Wib (400 truk), pukul 14-16 Wib (400 truk), dan pukul 16-18 Wib (400 truk).

Adapun kuota untuk pukul 18-20 Wib (500 truk), pukul 20-22 Wib (500 truk), pukul 22-24 Wib (500 truk).

Jumlah kuota tersebut terpisah untuk layanan ekspor maupun impor.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *