20 Sopir Truk PT TAR, Antusias Ikuti Uji Kompetensi LSP-LIP

  • Share
20 Sopir Truk PT Teguh Anugerah Rejeki, mengikuti Uji Kompetensi yang dilaksanakan LSP LIP, pada Minggu 2 Juni 2024.(Photo:Akhmad Mabrori/Logistiknews)

LOGISTIKNEWS.ID – Sebanyak 20 Sopir Truk PT Teguh Anugerah Rejeki (TAR) mengikuti uji kompetensi pengemudi trucking yang dilaksanakan Lembaga Sertifikasi Profesi Logistik Insan Prima (LSP-LIP) yang telah diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi (BNSP).

Para sopir PT TAR tersebut nampak sumringah dan antusias dalam mengikuti Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK Tahun 2024) oleh LSP-LIP, yang dilaksanakan di garasi Truk PT TAR di kawasan Marunda Centre Bekasi pada Minggu (2/6/2024).

Pada kesempatan itu juga dihadiri langsung Direktur Utama Teguh Anugerah Rejeki, Suroko.

Kemudian, Henry Ruswoto (Dirut Logistik Insan Prima), Johanes Kurniawan (Direktur Sertifikasi LIP) dan Penguji yang juga mewakili ASDEKI, M. Lutfi.

Dalam sambutanya,Dirut Logistik Insan Prima, Henry Ruswoto mengemukakan, selain soal keahlian (kompetensi), faktor keselamatan menjadi sangat penting dalam mengoperasikan armada truk.

“Jadi tujuan diadakan uji kompetensi ini selain memastikan bahwa para pengemudi truk memiliki keahlian yang mumpuni secara tehnis maupun non tehnis operasional, juga tetap memerhatikan aspek keselamatan saat mengemudi,” ujar Henry.

Kegiatan Uji Kompetensi Sopir Truk PT TAR.

Henry kembali berpesan agar Sopir Truk mengikuti uji kompetensi secara sungguh-sungguh dan menjalani praktek yang di ujikan oleh assesor/penguji.

Tetapi, imbuhnya, Sopir janganlah  jumawa kalau sudah mengantongi sertifikat kompetensi yang diberikan LSP LIP.

“Jangan karena sudah mengantongi sertifikat kompetensi, sehingga lalu bawa mobilnya ugal-ugalan. Sebab, kami (LSP-LIP) akan terus memonitor dan apabila ada Sopir yang melanggar akan kami cabut sertufikat kompetensinya. Apalagi kita (LSP-LIP) telah mendapat pengakuan dari negara dan BNSP. Karenanya kita terus jaga hal ini,” tegas Henry.

Sebagaimana diketahui, LSP-LIP, saat ini didukung oleh Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) dan Asosiasi Depo Kontainer Indonesia (Asdeki).

Dirut PT Teguh Anugerah Rejeki, Suroko, merespon postif kegiatan uji kompetensi Sopir Truk ini.

“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan uji kompetensi ini semua Sopir Truk lebih memiliki tanggung jawab dalam melakukan kegiatannya sehari-sehari,” ujar Suroko.

Dirut PT Teguh Anugerah Rejeki (TAR), Suroko (kanan) bersama Dirut LSP LIP, Henry Ruswoto.(photo:Logistiknews.id/Akhmad Mabrori)

Dia mengatakan, saat ini PT TAR memiliki 20 unit truk pengangkut kontainer, dan ada 26 Pengemudi termasuk Pengemudi cadangan.

Perusahaan, imbuhnya, kini melakukan kegiatan delivery kontainer dari dan ke pelabuhan Tanjung Priok.

Adapun customer utamanya yakni ASTRA Daihatsu. Sedangkan usia trukcking milik PT TAR, saat ini rata-rata di tahun 2012 s/d 2022.

“Kami telah berkegiatan di garasi di kawasan Marunda Centre ini sudah hampir 8 tahun,” ujar Suroko yang juga aktif sebagai pengurus Aptrindo DKI Jakarta.

Dia mengatakan, rata-rata pengemudi truk PT TAR sudah bekerja lebih dari 5 tahun di perusahaan ini, bahkan ada beberapa Sopir yang telah bekerja sejak tahun 1997.

Ditempat yang sama, M.Lutfi (assesor LSP-LIP) menegaskan, semua pengemudi truk yang mengikuti uji kompetensi mesti mengikuti rangkaian kegiatan dari awal sampai akhir untuk memperoleh sertifikasi. [redaksi@logistiknews.id]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *