Indonesia & Inggris Kolaborasi Keamanan Siber Maritim

  • Share
Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud (kanan).

LOGISTIKNEWS.ID– Pemerintah Inggris melalui Kedutaan Besar Inggris di Jakarta menggelar kegiatan Workshop Developing Cyber Standards for Maritime Operations yang diikuti oleh perwakilan instansi pemerintah dari Kementerian Perhubungan, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) operator kapal, operator fasilitas pelabuhan dan Recognized Security (RSO) pada 28-30 Januari 2026 di Jakarta.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kerja sama antara Kedutaan Besar Inggris dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan untuk mengimplementasikan MoU tentang Kerja Sama di Bidang Keamanan Maritim, khususnya di bidang siber.

“Selain kerja sama bilateral yang telah berlangsung lama di bidang keamanan maritim, Indonesia dan Inggris sebagai negara anggota International Maritime Organization (IMO), senantiasa berkolaborasi untuk mewujudkan tujuan utama organisasi IMO, yaitu meningkatkan keselamatan dan keamanan maritim, serta kualitas lingkungan maritim dengan meningkatkan kemampuan SDM maritim,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud saat membuka Workshop, Rabu (28/1/2026).

Dengan demikian, imbuhnya, tercipta kondisi pelayaran yang aman, nyaman dengan didukung peralatan yang menggunakan teknologi canggih untuk mempermudah pengoperasian sistem digital pada kapal, dan fasilitas pelabuhan serta pengawasan oleh pihak pemerintah.

Dirjen Hubla menambahkan, dalam pemanfaatan teknologi yang canggih tersebut, maka diperlukan peningkatan informasi dan pengetahuan yang mumpuni dari para stakeholder maritim dalam mencegah dampak negatif dari kecanggihan teknologi tersebut, salah satunya adalah serangan siber.

“Saya yakin bahwa kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat maritim di Indonesia akan menjadi salah satu kunci dalam membangun ketahanan siber yang kuat di bidang maritim,” ucapnya.

Workshop ini bertujuan untuk mengembangkan panduan keamanan siber yang akan memperkuat kemampuan sektor maritim serta mentransfer ilmu berdasarkan praktik intrenasional ke dalam prosedur operasional yang disuaikan dengan kebutuhan maritim Indonesia.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *