Pelindo – Aptrindo, Bersinergi Demi Kelancaran Arus Truk & Produktivitas Pelabuhan

  • Share
Audiensi Pelindo dan Aptrindo.

LOGISTIKNEWS.ID- Jajaran Pengurus DPP Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) melakukan audiensi dengan Manajemen PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dalam rangka mendorong kelancaran arus truk dari dan ke pelabuhan serta meningkatkan produktivitas pelabuhan yang dikelola Pelindo.

Ketua Umum DPP Aptrindo, Gemilang Tarigan mengatakan, dalam audiensi yang berlangsung pada Rabu (11/3/2026) itu,  Aptrindo juga menyampaikan beberapa masukan dan usulan kepada Pelindo untuk menjaga efisiensi logistik nasional.

Audiensi itu dihadiri Wakil Dirut Pelindo Drajat Sulistyo,  Direktur Hubungan Kelembagaan Pelindo Hendri Ginting, Direktur Pengembangan Usaha Pelindo Prasetyo, dan Sekretaris Perusahaan Ali Sodikin.

Gemilang mengatakan, bahwa Truk merupakan moda utama distribusi barang di Pelabuhan. Karenanya sinergi antara operator pelabuhan dan pelaku usaha angkutan truk menjadi sangat penting untuk menjaga efisiensi logistik nasional.

“Truk juga berperan menghubungkan pelabuhan dengan kawasan industri dan pergudangan, menjamin kelancaran distribusi barang antar wilayah, hingga mendukung rantai pasok nasional,” ujar Gemilang.

Menurut Aptrindo, keseimbangan jumlah Truk di Pelabuhan juga perlu diperhatikan, lantaran pelabuhan merupakan simpul utama rantai distribusi nasional.

“Namun dalam operasional harian masih ditemui ketidakseimbangan antara jumlah truk yang masuk pelabuhan dengan kapasitas layanan terminal dan gate pelabuhan,” jelas Ketum Aptrindo

Dia mengatakan, kelancaran arus truk menjadi parameter produktivitas pelabuhan karena armada ini merupakan penggerak utama perputaran kontainer dan barang di Pelabuhan.

Untuk itu, Aptrindo mengusulkan supaya Pelabuhan dapat mengintegrasikan aktivitasnya dengan akses jalan Tol yang biayanya lebih efisien, serta menghapus pengajuan single truk identitas dokument (STID) secara mandiri.

Selain itu, meniadakan biaya tap (tap nol) di gate tol di depan RS Koja yang terhubung dengan Tol Dalam Kota maupun Jakarta Outer Ring Road (JORR).

Kepada Manajemen Pelindo, Aptrindo juga meminta dukungan terhadap program peremajaan Armada untuk Pelabuhan yang lebih modern. Serta adanya forum kodinasi Aptrindo-Pelindo secara berkala.

“Saat ini diperkirakan ±70% truk yang beroperasi di pelabuhan berusia di atas 20 tahun. Karenanya Aptrindo mendukung kebijakan tegas dan terukur untuk pembatasan operasional truk tua di kawasan pelabuhan,” ujar Gemilang.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *