Kontainer Longstay Priok, Masih 6 Ribuan Bok

  • Share
Tumpukan Kontainer di NPCT-1 pada Selasa (30/12/2025)-photo: Logistiknews.id/Akhmad Mabrori

LOGISTIKNEWS.ID- Jumlah kontainer yang melebihi batas waktu penumpukan atau longstay di kawasan pabean pelabuhan Tanjung Priok hingga Jumat siang, 23 Januari 2026 relatif berkurang jika dibandingkan sebelumnya yakni pada 20 Januari 2026 yang tercatat 11.347 bok

Berdasarkan data yang dihimpun Logistiknews.id pada Jumat 23 Januari 2026, jumlah kontainer longstay yang berada di sejumlah terminal pelabuhan Tanjung Priok tercatat 6.921 bok.

Jumlah itu berasal dari kontainer longstay yang menimbun lebih dari 30 hari sebanyak 449 bok dan yang menumpuk lebih dari 3 hari 6.472 bok.

Adapun rincian kontainer yang menimbun lebih dari 30 hari itu tersebar di Jakarta International Container Terminal (JICT)  356 bok, Terminal Peti Kemas (TPK) Koja 196 bok, IPC TPK Internasional (OJA) 6 bok, dan IPC TPK Internasional (TSJ) 4 bok.

Kemudian, IPC TPK Domestik (MSA) 130 bok, IPC TPK Domestik (009) 1 bok, IPC TPK Domestik (Adipurusa) 21 bok, IPC TPK Domestik (DHU) 47 bok.

Selain itu, New Priok Container Terminal One (NPCT-1) 22 bok,<span;> Terminal Mustika Alam Lestari (TMAL) 20 bok, dan Prima Nur Panurjwan (PNP) 2 bok.

Lebih Dari 3 Hari

Adapun jumlah kontainer longstay yang melebiihi masa penumpukan lebih dari 3 hari di pelabuhan Priok berada di JICT 3.590 bok, TPK Koja 1.617 bok, IPC TPK Internasional (OJA) 597 bok, dan IPC TPK Internasional (TSJ) 729 bok.

Kemudian, IPC TPK Domestik (MSA) 331 bok, IPC TPK Domestik (Temas) 6 bok, IPC TPK Domestik (009) 199 bok, IPC TPK Domestik (Adipurusa) 821 bok, IPC TPK Domestik (DHU) 267 bok.

Selain itu, New Priok Container Terminal One (NPCT-1) 1.473 bok, Terminal Mustika Alam Lestari (TMAL) 413 bok, dan Prima Nur Panurjwan (PNP) 119 bok.

Rerata YOR

Adapun rata-rata tingkat isian lapangan penumpukan atau yard occupancy ratio (YOR) per Jumat 23 Januari 2026 pukul 14.00 Wib dikisaran 35% s/d 68%.

Rincianya, rerata YOR di JICT 57%, TPK Koja 35% bok, IPC TPK Internasional (OJA) 39%, IPC TPK Internasional (TSJ) 39%, IPC TPK Domestik (MSA) 68%, IPC TPK Domestik (Temas) 59%, IPC TPK Domestik (009) 36%, IPC TPK Domestik (Adipurusa) 56%, dan IPC TPK Domestik (DHU) 49%.

Kemudian, NPCT-1 tercatat 52%, Terminal Mustika Alam Lestari (TMAL) 36%, dan Prima Nur Panurjwan (PNP) 60%.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *