LOGISTIKNEWS.ID- Jumlah kontainer yang melebihi batas waktu penumpukan atau longstay di kawasan pabean pelabuhan Tanjung Priok, hingga Jumat Malam 9 Januari 2026 mulai berkurang jika dibandingkan dengan awal pekan ini.
Berdasarkan data yang dihimpun Logistiknews.id, jika pada Selasa 6 Januari 2026 lalu sebanyak 14.872 bok, namun per Jumat (9/1/2026) pukul 20.00 Wib, jumlah kontainer longstay tercatat 10.131 bok.
Jumlah itu berasal dari kontainer longstay yang menimbun lebih dari 30 hari sebanyak 826 bok dan yang menumpuk lebih dari 3 hari sebanyak 9.305 bok.
Adapun rincian kontainer yang menimbun lebih dari 30 hari tersebut tersebar di Jakarta International Container Terminal (JICT) sebanyak 365 bok, Terminal Peti Kemas (TPK) Koja 199 bok, IPC TPK Internasional (OJA) 5 bok, dan IPC TPK Internasional (TSJ) 3 bok.
Kemudian, IPC TPK Domestik (MSA) 132 bok, IPC TPK Domestik (009) 1 bok, IPC TPK Domestik (Adipurusa) 21 bok, IPC TPK Domestik (DHU) 69 bok.
Selain itu, New Priok Container Terminal One (NPCT-1) 14 bok,Terminal Mustika Alam Lestari (TMAL) 14 bok, dan Prima Nur Panurjwan (PNP) 3 bok.
Lebih Dari 3 Hari
Adapun jumlah kontainer longstay yang melebiihi masa penumpukan lebih dari 3 hari di pelabuhan itu berada di JICT tercatat 2.322 bok, Terminal Peti Kemas (TPK) Koja 1.489 bok, IPC TPK Internasional (OJA) 648 bok, dan IPC TPK Internasional (TSJ) 325 bok.
Kemudian, IPC TPK Domestik (MSA) 624 bok, IPC TPK Domestik (Temas) 14 bok, IPC TPK Domestik (009) 15 bok, IPC TPK Domestik (Adipurusa) 948 bok, IPC TPK Domestik (DHU) 863 bok.
Selain itu, New Priok Container Terminal One (NPCT-1) 1.423 bok,<span;> Terminal Mustika Alam Lestari (TMAL) 509 bok, d<span;>an Prima Nur Panurjwan (PNP) 95 bok.
Rarata YOR
Adapun rata-rata tingkat isian lapangan penumpukan atau yard occupancy ratio (YOR) per Jumat 9 Januari 2026 pukul 20.00 Wib di semua terminal relatif aman dikisaran 34% s/d 60%.
Rincianya, rerata YOR di JICT tercatat 51%, Terminal Peti Kemas (TPK) Koja 44%, IPC TPK Internasional (OJA) 43%, dan IPC TPK Internasional (TSJ) 43%, IPC TPK Domestik (MSA) 55%, IPC TPK Domestik (Temas) 60%, IPC TPK Domestik (009) 33%, IPC TPK Domestik (Adipurusa) 51%, dan IPC TPK Domestik (DHU) 51%.
Kemudian, New Priok Container Terminal One (NPCT-1) 44%, Terminal Mustika Alam Lestari (TMAL) 34%, dan Prima Nur Panurjwan (PNP) 59.[am]













