Dok Kodja Bahari, Dukung Kesiapan Kegiatan Angleb 2026

  • Share
Rudolf Valintino (ketiga dari kanan)

LOGISTIKNEWS.ID- Pelaksanaan operasional angkutan laut penumpang pada masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2026/Idul Fitri 1447 H, tidak terlepas dari peran positif banyak pihak, termasuk pihak industri galangan kapal /dok.

Sebagai galangan kapal nasional, PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) juga tak luput dalam berkontribusi pada kegiatan perbaikan dan pemeliharaan kapal guna memastikan kesiapan operasional armada saat Angleb.

Plt Dirut DKB, Rudolf Valintino, mengatakan sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang galangan kapal / BUMN Shipyard dibawah BPI Danantara, BP – BUMN, turut mendukung kesiapan armada Angkutan Lebaran 2026, baik armada milik BUMN maupun milik swasta.

“Dukungan tersebut melalui berbagai pekerjaan perbaikan dan perawatan kapal agar tetap laik laut, aman, dan siap beroperasi dalam melayani kebutuhan transportasi masyarakat selama periode mudik Lebaran,” ujarnya pada Kamis, usai meninjau Kegiatan dan Fasilitas di Galangan Kapal DKB yang ada di kawasan Tanjung Priok, pada Kamis (12/3/2026).

Pada kesempatan itu, Rudolf didampingi jajarannya antara lain; SEVP Teknk & Operasional DKB, Sarno;  Sekretaris Perusahaan, Alaudin, dan General Manager Galangan II DKB, Rachmat.

Rudolf menambahkan, perseroan akan terus berkolaborasi dengan semua stakeholders guna turut serta menyukseskan Angleb tahun ini.

“Moda angkutan laut memegang peran strategis, terutama dalam melayani wilayah kepulauan, daerah terpencil, terluar, dan perbatasan,” ujarnya.

Plt Dirut DKB, Rudolf Valintino (ketiga dari kiri) saat meninjau fasilitas galangan kapal perseroan di Tanjung Priok.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan sebanyak 841 kapal dengan total kapasitas angkut sekitar 3,2 juta penumpang selama masa Angkutan Laut Lebaran 2026.

Pemerintah juga memastikan kesiapan armada dan layanan pelabuhan untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama periode Lebaran 2026.

Proses uji kelaiklautan kapal pun telah dilakukan, yakni mencakup kapal penumpang, kapal penyeberangan, kapal cepat, kapal tradisional, hingga kapal wisata.

Aspek keselamatan pelayaran juga menjadi perhatian melalui pemeriksaan menyeluruh terhadap armada, perlengkapan keselamatan, serta kompetensi awak kapal seiring tingginya mobilitas masyarakat pada periode mudik dan arus balik tahun ini.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *