LOGISTIKNEWS.ID- Pemerintah telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah pada Jumat 6 Juni 2025, dan Senin 9 Juni 2025 sebagai cuti bersama (Cutber). Artinya, akhir pekan ini sekaligus menjadi libur panjang atau long wekend.
Para pengelola terminal peti kemas maupun non petikemas di wilayah pabean Tanjung Priok juga akan menyesuaikan jadwal layanan dan operasionalnya, khususnya pada saat Hari Raya Idul Adha 1446 H tersebut.
Disisi lain, kelancaran arus barang dan logistik di Pelabuhan Tanjung Priok masih menjadi perhatian berbagai kalangan. Sejumlah strategi telah disepakati para stakeholders di pelabuhan tersibuk di Indonesia itu untuk menghidari terulangnya kemacetan, sebagaimana yang terjadi beberapa waktu lalu.
Adapun di pelabuhan Tanjung Priok, stakeholders telah sepakat bahwa salah satu indikator mendeteksi secara dini kondisi kepadatan di pelabuhan itu yakni dengan mengontrol ambang batas keterisian lapangan penumpukan di terminal atau yard occupancy ratio (YOR) dan jumlah kontainer kategori longstay.
Berdasarkan data yang dihimpun Logistiknews.id, per Kamis 5 Juni 2025 hingga pukul 08.00 Wib, tercatat tingkat YOR di Jakarta International Container Terminal (JICT) rata-rata (overall) 49%, dan diĀ Terminal Petikemas (TPK) Koja 33%.
Sedangkan di IPC TPK Internasional (OJA) rata-rata YOR-nya 49%, dan IPC TPK Internasional (TSJ) mencapai 49%.
Adapun YOR di IPC TPK Domestik (MSA) rerata 45%, IPC TPK Domestik (Temas) 52%, IPC TPK Domestik (009) mencapai 34%, IPC TPK Domestik (Adipurusa) 42%, dan IPC TPK Domestik (DHU) 49%.
Kemudian, di New Priok Container Terminal One (NPCT-1) rerata 52%, Terminal Mustika Alam Lestari (MAL/NPH) 43%, Indonesia Kendaraan Terminal/IKT mencapai 39%, Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Multipurpose) 52% dan Prima Nur Panurjwan (PNP) 62%.
Kontainer Longstay
Berdasarkan data per Kamis pagi (5 Juni 2025), juga tercatat masih ada sebanyak 7.994 bok kontainer longstay di Pelabuhan Tanjung Priok.
Kontainer longstay itu tersebar di JICT 3.761 bok, TPK Koja 128 bok, IPC TPK Internasional (OJA) 262 bok, dan IPC TPK Internasional (TSJ) 402 bok.
Kemudian, IPC TPK Domestik (MSA) 68 bok, IPC TPK Domestik (Temas) 6 bok, IPC TPK Domestik (009) 212 bok, IPC TPK Domestik (Adipurusa) 693 bok, dan IPC TPK Domestik (DHU) 634 bok.
Selain itu, di NPCT-1 sebanyak 925 bok, Terminal MAL/NPH 531 bok dan Prima Nur Panurjwan (PNP) 372 bok.
Adapun jumlah kontainer di lapangan penumpukan JICT saat ini, mencapai 20.774 bok, TPK Koja 4.599 bok, IPC TPK Internasional (OJA) 2.063 bok, dan IPC TPK Internasional (TSJ) 1.168 bok.
Sedangkan di IPC TPK Domestik (MSA) terdapat 3.076 bok, IPC TPK Domestik (Temas) 2.797 bok, IPC TPK Domestik (009) mencapai 1.329 bok, IPC TPK Domestik (Adipurusa) 2.610 bok, dan IPC TPK Domestik (DHU) 3.163 bok.
Kemudian, di NPCT-1 sebanyak 10.371 bok, Terminal MAL/NPH mencapai 1.986 bok, PTP Multipurpose 368 bok, dan Prima Nur Panurjwan (PNP) 1.931 bok.[am]












