LOGISTIKNEWS.ID- Pelatihan bersama atau Joint Exercise Business Continuity Management System (BCMS) Tumpahan Minyak di Pelabuhan Tanjung Priok, dilaksanakan di de dermaga eks Presiden, pada hari ini Selasa (12/5/2026).
Kegiatan ini merupakan exercise bersama lintas instansi dan operator pelabuhan dalam simulasi penanggulangan tumpahan minyak serta pengujian sistem keberlangsungan operasional pelabuhan (Business Continuity Management System/BCMS) di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok, Heru Susanto, mengatakan pelatihan gabungan BCMS yang melibatkan semua stakeholders di Priok itu di Pimpin langsung oleh KSOP Tanjung Priok.
“Leading nya dalam hal ini KSOP Tanjung Priok, dengan adanya pelatihan gabungan ini kami ingin memastikan seluruh ekosistem bergerak dalam satu irama, cepat dan efisien,” ujarnya kepada Logistiknews.id, di sela-sela acara tersebut.

Heru mengungkapkan, rencananya pelatihan gabungan ini bisa dilaksanakan secara periodik enam bulan atau selambat-lambatnya setahun sekali.
“Ini juga sebagai wujud nyata semua stakeholders di Priok, dan KSOP sebagai orkestartornya guna memastikan penanganan kedaruratan yang terukur dan terkoordinasi dengan struktur komando yang jelas,” tegas Heru.
Pelatihan gabungan itu juga dalam rangka penguatan kesiapsiagaan dan keberlangsungan operasional pelabuhan nasional, secara terintegrasi.
Adapun exercise itu mencakup antara lain: Simulasi penanggulangan tumpahan minyak, Aktivasi Business Continuity Management System (BCMS), Koordinasi lintas stakeholder pelabuhan, Penggelaran peralatan penanggulangan tumpahan minyak dan Simulasi command center dan emergency response.

Turut hadir pada kesempatan itu, EGM Pelabuhan Tanjung Priok Yandri Tri Saputera, Dirut PT Jakarta International Container Terminal (JICT) Ade Hartono, General Manager TPK Koja Banu Astrini, KSOP Marunda Agus H, serta sejumlah instansi terkait di pelabuhan tersibuk di Indonesia itu.
Selain itu dihadiri yang mewakili manajemen anak perusahaan PT Pelindo maupun swasta di pelabuhan Priok guna turut menyaksikan pelatihan gabungan BCMS tersebut.[am]













