LOGISTIKNEWS.ID- Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Patimban, Subang Jawa Barat, Moh. Arief Agustian, mengungkapkan pada Agustus 2026 mendatang akan ada penambahan shipping line global lagi yang akan masuk ke terminal kontainer pelabuhan Patimban.
“Setelah kapal MSC hari ini, sudah ada ketertarikan pelayaran kontainer global lagi maupun pelayaran domestik yang rencananya masuk ke Patimban. Bahkan, yang untuk kontainer domestik telah mengajukan izin trayek kapalnya dari dan ke Patimban,” ungkap Arief saat ditemui di ruang kerjanya di KSOP Patimban pada Kamis siang (9/7/2026).
Adapun utuk yang rute layanan kontainer global tersebut, imbuh Arief, akan dilakukan joint slot dengan salah satu perusahaan pelayaran nasional di Indonesia.
“Sebagai regulator kami selalu siap mendukung pengembangan Pelabuhan Patimban. Bahkan untuk mensupport aktivitas truk logistiknya seiring pertumbuhan arus kontainer di masa mendatang di Patimban, juga sudah merangkul/berkoordinasi dengan pelaku usaha logistik terkait termasuk dengan ALFI Jawa Barat,” ucap KSOP Patimban.
Pada Kamis pagi (9/7/2026), Logistikneqs.id melihat secara langsung kapal kontainer MSC Aria III yang dioperasikan oleh perusahaan global MSC ARIA III, saat sandar di Terminal Kontaimer Pelabuhan Patimban yang berada di Subang Jawa Barat, pada Kamis (9/7/2026).
MSC Lines atau Mediterranean Shipping Company merupakan perusahaan pengapalan kontainer dan logistik global asal Swiss-Italia yang yang juga salah satu perusahaan pelayaran terbesar di dunia yang melayani pengiriman barang internasional ke seluruh pelabuhan utama.
Sebanyak 1.200 bok kontainer berukuran 20 feet (empty maupun ekspor) dilakukan pemuatan (loading) menggunakan alat bongkar muat jenis harbour mobile crane (HMC) ke atas kapal tersebut yang memiliki panjang kapal sekitar 250 meter. Adapun kegiatan loading seluruh kontainer itu direncanakan selesai dalam 1,5 hari.
Hingga saat ini, operasional bongkar muat di Terminal Kontainer Pelabuhan Patimban, baru menggunakan 2 unit HMC dan dukungan sejumlah peralatan lainnya seperti reach stacker, empty handlier, forklift, trailler dan chasis, serta workshop dan dilengkapi sistem informasi dan teknologi (IT) Terminal.
Rencananya, pada November 2026, terminal Kontainer Patimban juga akan kembali di lengkapi dengan alat bongkar muat kontainer jenis Gantry Crane sebanyak 3 unit dan 9 unit Rubber Tyred Gantry Cranes (RTG).
Kapal MSC ARIA III ini, akan melayani secara rutin melayani pelabuhan Patimban secara mingguan (weekly call) dengan rute ke Singapure, Port Klang dan Hongkong. Sebelumnya, kapal tersebut juga telah melakukan uji coba di layani di pelabuhan Patimban pada Maret 2026 lalu.
CEO PT Pelabuhan Patimban Internasional (PPI) Fuad Rizal mengatakan tujuan dihadirkannya Patimban adalah untuk mengkomplementer pelabuhan Tanjung Priok yang saat ini sudah sangat padat, sekakigus mendukung hinterland (wilayah industri) di Jawa Barat.
“Banyak industri Jepang beroperasi di Indonesia, bahkan 70-75% ekspor mobil dari Indonesia itu dari Toyota dan Daihatsu dan rata-rata saat ini diatas 200 ribu mobil pertahun sudsh bisa di layani car terminal Patimban,” ujar Fuad.
CEO PPI itu menambahkan bahwa kapasitas terpasang untuk layanan kontainer di Patimban bisa mencapai 525 ribu TEUs, dan dalam beberapa tahun kedepan akan ditingkatkan menjadi dua kali liatnya atau setara 1 juta TEUs seiring pertumbuhan perdagangan global maupun nasional.
Sementara itu, President Director PT Patimban Gateway Terminal, Pierre Avesque menegaskan bahwa Patimban bisa menjadi pengumpul layanan logistik atau Hub di Indonesia.
“Tetapi perlu kami tegaskan disini bahwa Tanjung Priok dan Patimban bukan saling bersaing tetapi justru saling melengkapi,” ucap Pierre.[am]













