Aktivitas PBM di Priok Mulai Bergeliat, Meski Belum Signifikan

  • Share
Ketua DPW Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) DKI Jakarta, Juswandi Kristanto

JAKARTA – Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) DKI Jakarta mengungkapkan, aktivitas perusahaan bongkar muat (PBM) untuk pelayanan kargo non kontainer di pelabuhan Tanjung Priok, mulai ada pertumbuhan sepanjang triwulan I/2021.

Ketua DPW APBMI DKI Jakarta, Juswandi Kristanto mengatakan, sejak memasuki bulan Januari tahun ini, kegiatan PBM di Priok mulai kembali menggeliat dan cenderung tumbuh walaupun belum signifikan.

“Mudah-mudahan kondisi seperti ini bisa terus membaik untuk selanjutnya,” ujar Juswandi kepada logistiknews.id, pada Senin (12/4/2021).

Dia juga mengapresiasi upaya Pemerintah RI yang optimistis meningkatkan kembali pertumbuhan perekonomian nasional pada tahun ini. Termasuk program vaksinasi Covid-19 yang terus berjalan hingga saat ini sebagai upaya mendukung perbaikan perekonomian nasional.

“Sebagai pelaku usaha PBM kami juga harus optimistis untuk berupaya memacu pertumbuhan ekonomi tersebut melalui aktivitas layanan logistik dan bongkar muat di pelabuhan yang lebih cepat dan efisien,” ujar Juswandi.

Berdasarkan data yang dirilis Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, volume arus bongkar muat barang non peti kemas luar negeri selama Januari- Februari 2021, yakni general cargo (bongkar) 595.375 ton, bag cargo 47.688 ton, curah cair 16.422 ton, curah kering 314.410 ton, dan lainnya 35.328 ton.

Selain itu, ada juga bongkar muat kendaraan niaga sebanyak 5.895 unit, Truk 1.015 unit, alat berat 830 unit, dan hewan sebanyak 35.328 ekor.

Sedangkan untuk bongkar muat barang non peti kemas dalam negeri yakni general cargo 128.990 ton, bag cargo 9.301 ton, curah cair 197.921 ton, curah kering 390.654 ton, dan lainnya 127.974 ton.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II/IPC, Arief Suhartono mengungkapkan peningkatan aktivitas perekonomian dan industri baik secara nasional maupun global pada 2021 mulai berdampak pada kegiatan ekspor dan impor serta peningkatan volume barang di pelabuhan-pelabuhan besar.

Kondisi serupa juga dialami dengan kegiatan ekspor dan impor di Pelabuhan Tanjung Priok yang mulai tumbuh positif.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.