LOGISTIKNEWS.ID-PT Jakarta International Container Terminal.(JICT) mengumumkan penyesuaian jadwal pelayanan operasional di terminal peti kemas tersibuk di Indonesia itu pada saat Libur Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/Lebaran 2025.
Manajemen JICT juga meminta kepada para pengguna jasa di pelabuhan Tanjung Priok jika ada kegiatan supaya dapat menyesuaikan dengan jadwal tersebut.
Berdasarkan Surat Edaran JICT No:HM 608/1/9/JICT-2025 yang ditandatangani Wakil Dirut PT JICT Budi Cahyono pada 21 Maret 2025, dan telah disampaikan kepada instansi terkait, pengguna jasa serta asosiasi pelaku usaha di pelabuhan Tanjung Priok, bahwa pelayanan transaksi online dan customer service di JICT akan ditutup sementara pada hari Minggu 30 Maret 2025 pukul 17.00 Wib.
Sedangkan pelayanan gate in akan ditutup sementara pada pukul 21.00 Wib dan pelayanan gate out pada pukul 23.00 Wib, serta pelayanan operasional ditutup sementara pada pukul 23.00 Wib.
Semua kegiatan pelayanan di JICT tersebut akan dibuka kembali pada Senin 31 Maret 2025 pukul 23.00 Wib.
Sebagai pintu gerbang ekonomi nasional, pelabuhan Tanjung Priok yang terletak di Jakarta Utara menjadi pelabuhan tersibuk di Indonesia dengan aktivitas ekspor impor yang setiap tahunnya cenderung alami pertumbuhan.
Berdasarkan catatan Logistiknews.id, pada tahun 2024 produktivitas JICT cukup kinclomg dan berhasil menghandle peti kemas mencapai 2.236.869 twenty foot equivalent units (TEUs). Jumlah itu tumbuh 5.29% dibanding pencapaian tahun 2023 yang tercatat 2.124.004 TEUs.
Realiasi tersebut sekaligus memposisikan JICT ditempat teratas dalam meraih market share peti kemas ekspor impor sepanjang tahun lalu di pelabuhan Tanjung Priok, yakni 42,74%.[am]













