Kinerja TTL Semester I, Tumbuh Positif

  • Share
Terminal Teluk Lamong

LOGISTIKNEWS.ID- PT Terminal Teluk Lamong (TTL) mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I tahun 2025, dengan capaian kunjungan kapal petikemas mengalami naik 3,6% yakni dari 722 unit pada semester I/2024 menjadi 748 unit pada semester I/2025.

Sedangkan arus petikemas naik 4,9% dari 417.329 twentyfoot equivalent units (TEUs) menjadi 437.708 TEUs. TTL saat ini mengelola 3 Terminal Petikemas (TPK) yaitu, TPK Teluk Lamong, TPK Nilam, dan TPK Berlian.

Corporate Secretary PT Terminal Teluk Lamong, Syaiful Anam mengatakan kenaikan arus petikemas dan kunjungan kapal TPK Teluk Lamong ini menunjukkan kepercayaan yang terus tumbuh dari pengguna jasa.

“Kami akan terus memberikan layanan terminal yang efisien, aman dan berdaya saing tinggi” ujarnya melalui keterangan resmi dikutip Minggu (13/7/2025).

Dia mengungkapkan, pertumbuhan tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya arus petikemas dari dan ke Tarakan, Kalimantan Utara serta hadirnya layanan baru pelayaran petikemas internasional yang dilayani oleh TPK Teluk Lamong.

Dengan capaian itu sekaligus memperkuat posisi TPK Teluk Lamong sebagai terminal yang dipercaya pelaku logistik nasional dan internasional.

Selama periode Januari s/d Juni 2025, arus petikemas domestik dari dan ke Tarakan mencapai 23.971 TEUs naik 15% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu 20.831 TEUs.

“Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya angkutan hasil industri non-migas, salah satunya berkaitan dengan pembangunan pabrik kertas yang diproyeksikan menjadi pabrik kertas terbesar di Indonesia,” ujar Anam.

Disisi lain, arus petikemas internasional tumbuh signifikan berkat tambahan layanan baru Feeder Asia Express (FAX) dengan rute Jakarta – Surabaya – Port Klang West – Jebel Ali – Karachi yang mulai dilayani TPK Teluk Lamong sejak Juni 2025.

“Layanan ini berkontribusi pada kenaikan arus petikemas internasional sebesar 9,1 % dari 142.126 TEUs menjadi 155.006 TEUs,” paparnya.

Untuk mendukung pertumbuhan ini, TPK Teluk Lamong juga terus memperkuat aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di terminal untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *