Jelang SKB Angleb, YOR Priok Masih Terkendali

  • Share
Aktivitas di New Priok Container One (NPCT-1)/Photo:Dok Logistiknews.id

LOGISTIKNEWS.ID- Pemerintah telah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan selama masa arus mudik dan balik Angkutan Lebaran (Angleb) 2026/ Idul Fitri 1447 H, yang mengatur pembatasan operasional Angkutan Barang Mulai 13-29 Maret 2026.

Menjelang implementasi SKB itu, semua stakholders di Pelabuhan Tanjung Priok perlu mempersiapkan psrencanaan operasionalnya dengan menyesuaikan dengan beleid tersebut. Lalu bagaimana kondisi Pelabuhan Tanjung Priok menjelang implementasi SKB Angleb 2026 tersebut ?.

Berdasarkan data yang dihimpun Logistiknews.id, pada Selasa pagi (10/3/2026) bahwa rata-rata tingkat isian lapangan penumpukan atau yard occupancy ratio (YOR) di sejumlah terminal Pelabuhan Tanjung Priok, relatif terkendali yakni dikisaran 29% hingga 71%.

Data tersebut menunjukkan, rerata YOR di JICT tercatat 56%, Terminal Peti Kemas (TPK) Koja 61% bok, IPC TPK Internasional (OJA) 40%, dan IPC TPK Internasional (TSJ) 40%.

Sedangkan di IPC TPK Domestik (MSA) 53%, IPC TPK Domestik (Temas) 60%, IPC TPK Domestik (009) 63%, IPC TPK Domestik (Adipurusa) 49%, IPC TPK Domestik (DHU) 58%.

Kemudian, New Priok Container Terminal One (NPCT-1) 52%, Terminal Mustika Alam Lestari (TMAL) 35%, Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) 71%, PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Multipurpose 29%, dan Prima Nur Panurjwan (PNP) 52%.

Untuk menghalau potensi kepadatan di pelabuhan Tanjung Priok, stakeholders di pelabuhan tersibuk di Indonesia itu juga telah menyepakati p<span;>arameter harian receiving dan dellivery (R/D).

Yakni, untuk R/D harian di Jakarta International Container Terminal (JICT) sebanyak 4.500 bok, Terminal Petikemas (TPK) Koja 2.000 bok, IPC TPK Internasional (OJA) dan IPC TPK Internasional (TSJ) 1.500 bok.

Adapun parameter R/D harian di IPC TPK Domestik (MSA) dan IPC TPK Domestik (Temas) 2.000 bok, IPC TPK Domestik (009) sebanyak 800 bok, IPC TPK Domestik (Adipurusa) 1.500 bok, dan IPC TPK Domestik (DHU) 1.500 bok.

Selain itu, parameter R/D harian di New Priok Container Terminal-One (NPCT-1) sebanyak 2.800 bok, Terminal Mustika Alam Lestari (TMAL/NPH) 1.200 bok, PT Pelabuhan Tanjung Priok/PTP Multipurpose 350 bok dan Prima Nur Panurjwan (PNP) 750 bok.

Sedangkan di Terminal Khusus Mobil atau Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) parameter harian R/D-nya sebanyak 1.500 unit.

Adapun pemberlakuan pembatasan operasional angkutan barang saat masa angkutan Lebaran 2026 atau Hari Raya Idul Fitri 1447 H itu dilakukan pada 13-29 Maret 2026 demi kelancaran arus mudik dan balik saat Lebaran.

Pembatasan operasional angkutan barang pada masa angkutan Lebaran diberlakukan secara kontinyu mulai tanggal 13 Maret 2026 pukul 12.00 waktu setempat hingga tanggal 29 Maret 2026 pukul 24.00 waktu setempat, dan berlaku baik di jalan tol maupun arteri.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *