LOGISTIKNEWS.ID- Rata-rata tingkat keterisian lapangan penumpukan di terminal peti kemas di kawasan pelabuhan Tanjung Priok relatif masih aman, pasca adanya penyesuaian gate pass di pelabuhan tersibuk di Indonesia itu.
Berdasarkan data yang dihimpun Logistiknews.id, pada Senin (16/3/2026) hingga pukul 14.00 Wib bahwa r<span;>ata-rata tingkat isian lapangan penumpukan atau yard occupancy ratio di JICT tercatat 60%, Terminal Peti Kemas (TPK) Koja 46% bok, IPC TPK Internasional (OJA) 30%, dan IPC TPK Internasional (TSJ) 30%.
Sedangkan di IPC TPK Domestik (MSA) 67%, IPC TPK Domestik (Temas) 60%, IPC TPK Domestik (009) 49%, IPC TPK Domestik (Adipurusa) 66%, IPC TPK Domestik (DHU) 46%.
Kemudian, New Priok Container Terminal One (NPCT-1) 53%,Terminal Mustika Alam Lestari (TMAL) 39%, Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) 58%, PTP Multipurpose 38% dan Prima Nur Panurjwan (PNP) 52%.
Aktivitas Normal
PT Pelindo Regional 2 Tanjung Priok juga memastikan bahwa aktivitas sandar kapal dan pelayanan bongkar muat barang dan petikemas maupun melalui pelabuhan Tanjung Priok kembali berjalan normal, setelah adanya penyesuaian sistem gate pass lantaran adanya peningkatan aktivitas di pelabuhan tersibuk di Indonesia itu.
“Karena peningkatan pelayanan, Tetapi kini pelayanan Terminal Peti Kemas Tanjung Priok Berjalan Normal Usai Penyesuaian Sistem Gate Pass,” ujar Executive General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, pada Jumpa Pers di Pelabuhan Tanjung Priok pada Senin (16/3/2026).
Photo: Jumpa Pers Kondisi Pelabuhan Tanjung Priok pada Senin 16 Maret 2026 (Photo:Akhmad Mabrori/Logistiknews.id)
Hadir pada kesempatan itu, Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, Heru Susanto, Kabid Lala KSOP.Tanjung Priok Wim Hutajulu, Direktur Kelembagaan PT Pelindo Hendri Ginting, Direktur Operasi Pelindo Prasetyadi, dan Executive Director Regional 2 Budi Prasetio.
Yandri menegaskan bahwa pelayanan operasional terminal peti kemas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok saat ini berjalan normal. Aktivitas bongkar muat maupun keluar-masuk kendaraan pengangkut peti kemas berlangsung seperti biasa dan tetap mendukung kelancaran arus logistik di pelabuhan terbesar di Indonesia tersebut.
Dia menjelaskan bahwa sebelumnya telah dilakukan peningkatan (improvement) pada sistem penerbitan gate pass di terminal peti kemas. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan sekaligus optimalisasi pengaturan arus kendaraan logistik yang keluar masuk kawasan pelabuhan.
Adapun gate pass merupakan layanan pada sistem untuk pencetakan kartu ekspor maupun impor atau TILA di pelabuhan.
“Peningkatan sistem gate pass ini kami lakukan untuk memastikan pengaturan arus kendaraan pengangkut peti kemas dapat berjalan lebih tertata dan efisien. Proses penyesuaian sistem tersebut telah selesai dilakukan dan saat ini sistem telah kembali beroperasi secara normal,” ujar Yandri.
Dia menegaskan bahwa pelabuhan akan terus memberikan pelayanan kepada para pengguna jasa dengan mengedepankan prinsip kolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan di kawasan pelabuhan.
“Sinergi antara operator pelabuhan, regulator, dan para pengguna jasa merupakan kunci untuk menjaga kelancaran operasional di kawasan pelabuhan,” jelasnya.
Fokus utama Pelindo saat ini, lanjut Yandri, adalah memastikan aktivitas logistik di kawasan pelabuhan tetap berjalan lancar, mengingat peran strategis pelabuhan dalam mendukung distribusi barang dan perekonomian nasional.
Selain itu, kelancaran arus barang di pelabuhan juga sangat dipengaruhi oleh kondisi lalu lintas di kawasan sekitar pelabuhan.
Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan dan koordinasi dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kelancaran pergerakan kendaraan logistik serta lalu lintas di kawasan pelabuhan dan wilayah sekitarnya.
“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan operasional pelabuhan berjalan baik. Harapannya, arus barang dan distribusi logistik nasional dapat terus terjaga dengan lancar,” ucap Yandri.
Berdasarkan data yang diperoleh Logistiknews, bahwa jumlah gate pass di pelabuhan Tanjung Priok pada Senin (16/3/2026) sebanyak 6.392 gate pass.[am]












