LEBARAN 2026: Terminal Teluk Lamong, Jamin Operasional Lancar

  • Share
Aktivitas Terminal Teluk Lamong.

LOGISTIKNEWS.ID- PT Terminal Teluk Lamong  (TTL) menjamin kegiatan operasional selama Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/Lebaran 2026 tetap berjalan lancar.

Senior Manager Sekretariat Perusahaan dan Hukum PT Terminal Teluk Lamong Syaiful Anam, mengatakan untuk mengantisipasi lonjakan arus petikemas menjelang Lebaran kali ini, TTL menyiapkan sejumlah strategi operasional.

Diantaranya, memastikan kesiapan peralatan dan kapasitas terminal, penyediaan area buffer zone untuk armada truk pengguna jasa, implementasi Terminal Booking System untuk mengatur jadwal kedatangan truk menuju terminal.

“Kami juga bersinergi dengan pemangku kepentingan logistik dan pengguna jasa,” ujarnya pada Rabu (18/3/2026).

TTL juga mecatatkan kinerja positif di Bulan Februari 2026 dengan capaian realisasi produksi petikemas sebesar 467.133 twenty foot equivalent units (TEUS), atau naik 8,27% dibanding periode yang sama tahun 202025.

Dia mengungkapkan, peningkatan kinerja ini seiring dengan keberhasilan strategi operasional Terminal guna mendukung peningkatan aktivitas perdagangan dan distribusi logistik di wilayah Jawa Timur.

Secara umum, imbuhnya, peningkatan arus petikemas tersebut didorong oleh tambahan service baru oleh beberapa pelayaran internasional di TPK Lamong serta peningkatan aktivitas kapal di Terminal Nilam seiring dengan penambahan tiga call kapal petikemas domestik.

“Capaian produksi ini semakin memantapkan langkah perusahaan di awal tahun untuk mencapai target tahun 2026,” ucap Anam.

Dia menyampaikan bahwa capaian kinerja pada awal tahun ini menunjukkan peningkatan terus menerus kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan operasional terminal.

Syaiful Anam memaparkan, bahwa peningkatan volume petikemas dan aktivitas kapal menjadi indikator positif layanan operasional TTL yang semakin dipercaya oleh para pelaku industri pelayaran dan logistik.

“Karenanya, perusahaan akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan, produktivitas terminal guna memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kinerja positif di awal tahun 2026 juga dipengaruhi oleh keberhasilan strategi digitalisasi terminal, melalui implementasi sistem Integrated Planning and Control, yang mendorong peningkatan produktivitas terminal serta memperkuat aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) operasional.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *