Patimban Jadi ‘Nafas Baru’ Layanan Logistik, Kurangi Kepengapan Priok

  • Share
Gemilang Tarigan,Ketua Umum DPP Aptrindo

LOGISTIKNEWS.ID- Pelaku usaha merespon positif dan menyatakan dukungan sepenuhnya terhadap telah beroperasinya layanan bongkar muat kontainer sebagai pengembangan operasional di pelabuhan Patimban di Subang Jawa Barat.

Selain bisa mengurangi kepengepan di Pelabuhan Tanjung Priok, kehadiran layanan kontainer di pelabuhan Patimban sebagai “nafas baru” bagi aktivitas perdagangan maupun logistik, yang diharapkan semakin lebih efisien.

Hal itu dikemukakan Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Gemilang Tarigan, kepada Logistiknews.id pada Jumat pagi (10/7/2026).

“Dengan dimulainya layanan kapal kontainer internasional, Patimban kini mulai bergerak. Selama ini pelaku usaha hanya baru mengenal pelabuhan Patimban untuk melayani car/kendaraan. Namun dengan telah beroperasinya terminal kontainer, maka menandakan pelabuhan tersebut sebagai alternatif lain bagi pelaku usaha logistik selain pelabuhan Priok,” ujarnya.

Gemilang menambahkan, kehadiran Patimban dalam pelayanan kontainer bisa enciptakan persaingan yang sehat untuk melahirkan ide baru menggunakan teknologi yang efisien, serta ada alternatif lain terhadap kebijakan pengaturan jalan untuk hari hari padat.

Disisi lain, ungkapnya, kehadiran Patimban saat ini bisa menjadi peluang usaha baru bagi perusahaan truk anggota Aptrindo. Apalagi, kawasan industri Jawa Barat ditopang oleh pelabuhan Jawa Barat.

“Aptrindo siap mendukung keberlangsungan pelabuhan Patimban tersebut. Karenanya, perlu ada penataan pelabuhan Patimban yang tertata rapi dan futuristik berkaca dari kelemahan pelabuhan di Tanjung Priok,” papar Gemilang.

Pada Kamis pagi (9/7/2026), Logistiknews.id melihat secara langsung kapal kontainer MSC Aria III yang dioperasikan oleh perusahaan global MSC ARIA III, saat sandar di Terminal Kontainer Pelabuhan Patimban yang berada di Subang Jawa Barat.

MSC Lines atau Mediterranean Shipping Company merupakan perusahaan pengapalan kontainer dan logistik global asal Swiss-Italia yang yang juga salah satu perusahaan pelayaran terbesar di dunia yang melayani pengiriman barang internasional ke seluruh pelabuhan utama.

Sebanyak 1.200-an bok kontainer berukuran 20 feet (empty maupun ekspor) dilakukan pemuatan (loading) menggunakan alat bongkar muat jenis harbour mobile crane (HMC) ke atas kapal tersebut yang memiliki panjang kapal sekitar 250 meter. Adapun kegiatan loading seluruh kontainer itu direncanakan selesai dalam 1,5 hari.

Kapal MSC ARIA III ini, akan melayani secara rutin melayani pelabuhan Patimban secara mingguan (weekly call) dengan rute ke Singapure, Port Klang dan Hongkong. Sebelumnya, kapal tersebut juga telah melakukan uji coba di layani di pelabuhan Patimban pada Maret 2026 lalu.

Hingga saat ini, operasional bongkar muat di Terminal Kontainer Pelabuhan Patimban, baru menggunakan 2 unit HMC dan dukungan sejumlah peralatan lainnya seperti reach stacker, empty handlier, forklift, trailler dan chasis, serta workshop dan dilengkapi sistem informasi dan teknologi (IT) Terminal.

Tambah Alat Bongkar Muat

Rencananya, pada November 2026, terminal Kontainer Patimban juga akan kembali di lengkapi dengan alat bongkar muat kontainer jenis Gantry Crane sebanyak 3 unit dan 9 unit Rubber Tyred Gantry Cranes (RTG).

CEO PT Pelabuhan Patimban Internasional (PPI) Fuad Rizal mengatakan tujuan dihadirkannya Patimban adalah untuk mengkomplementer pelabuhan Tanjung Priok yang saat ini sudah sangat padat, sekakigus mendukung hinterland (wilayah industri) di Jawa Barat.

“Banyak industri Jepang beroperasi di Indonesia, bahkan 70-75% ekspor mobil dari Indonesia itu dari Toyota dan Daihatsu dan rata-rata saat ini diatas 200 ribu mobil pertahun sudsh bisa di layani car terminal Patimban,” ujar Fuad.

CEO PPI itu menambahkan bahwa kapasitas terpasang untuk layanan kontainer di Patimban bisa mencapai 525 ribu twenty foot equivalent units (TEUs), dan dalam beberapa tahun kedepan akan ditingkatkan menjadi dua kali liatnya atau setara 1 juta TEUs seiring pertumbuhan perdagangan global maupun nasional.

Kapal MSC ARIA III, saat dilayani di Terminal Kontainer Pelabuhan Patimban, pada Kamis 9 Juli 2026 (dok:Logistiknews.id/Akhmad Mabrori)

Sementara itu, President Director PT Patimban Gateway Terminal, Pierre Avesque menegaskan bahwa Patimban bisa menjadi pengumpul layanan logistik atau Hub di Indonesia.

“Tetapi perlu kami tegaskan disini bahwa Tanjung Priok dan Patimban bukan saling bersaing tetapi saling melengkapi,” ucap Pierre.

Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Patimban, Moh Arief Agustian, mengungkapkan pada awal Agustus mendatang akan ada penambahan shipping line global lagi yang akan masuk ke terminal kontainer pelabuhan Patimban.

“Setelah kapal MSC hari ini, sudah ada ketertarikan pelayaran kontainer global lagi maupun pelayaran domestik yang rencananya masuk ke Patimban. Bahkan, yang untuk kontainer domestik sudah mengajukan izin trayek kapalnya dari dan ke Patimban,” ungkap Arief.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *