LOGISTIKNEWS.ID- Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengemukakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 masih terjaga di kisaran 5% dengan capaian pada kuartal III-2025 sebesar 5,04% secara year on year (yoy).
Stabilitas makroekonomi Indonesia, juga tetap terjaga, dengan rentang inflasi terkendali.
Di pasar keuangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menguat dan berada di level 8.644,26 pada 29 Desember 2025. Nilai tukar rupiah juga relatif stabil di kisaran Rp16.785 per dolar AS pada Desember 2025.
Adapun cadangan devisa Indonesia tetap tinggi yakni mencapai USD150,1 miliar pada November 2025.
“Kinerja indikator sektor riil juga menunjukkan penguatan yang konsisten, tercermin dari PMI Manufaktur Indonesia yang terus berada pada fase ekspansi dan mencapai level 53,3 pada November 2025,” ujar Airlangga melalui keterangan pers-nya dikutip Sabtu (3/1/2026).
Menurutnya, optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi tetap terjaga, sebagaimana tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen yang berada pada level optimis sebesar 124,0 pada November 2025, serta Indeks Penjualan Riil yang terus tumbuh positif dengan perkiraan pertumbuhan sebesar 5,9% (yoy) pada November 2025.
“Kinerja eksternal perekonomian Indonesia juga menunjukkan ketahanan yang kuat. Neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus selama 66 bulan berturut-turut sejak Mei 2020,” ucapnya.
Di sisi investasi, realisasi investasi pada periode Januari–September 2025 mencapai Rp1.434,3 triliun atau tumbuh sebesar 13,7% secara year on year.[syf]













