LOGISTIKNEWS.ID- Pasca long weekend bertepatan dengan Kenaikan Yesus Kristus pada 14-17 Mei 2026, kondisi pelabuhan peti kemas di pelabuhan Tanjung Priok cukup padat.
Hal ini ditandai dengan tingkat rata-rata yard occupancy ratio (YOR) di semua terminal peti kemas lini 1 pelabuhan yang telah diatas 60% atau bahkan ada terminal yang YOR nya diatas 70%.
Disisi lain, rerata YOR di Tempat Penimbunan Sementara (TPS) lini 2 di wilayah pabean Pelabuhan Tanjung Priok yang menjadi penyangga atau buffer Terminal Lini 1 Pelabuhan tersibuk di Indonesia itu, sejak 15 Mei 2026 lalu hingga saat ini juga relatif tinggi, bahkan ada TPS yang YOR-nya melampaui 100%.
Berdasarkan data yang dihimpun Logistiknews.id, hingga Senin pagi 18 Mei 2025 rerata YOR di TPS lini 2 yang dikelola operasikan oleh PT Agung Raya mencapai 70%, Agung Raya B mencapai 55%, Airin Barat 104%, Airin Utara 101%, Dharma Kartika Bakti (DKB) 88% Lautan Tirta (LTT) 53%.
Kemudian, TPS Inti Mandiri Utama Trans (IMUT) 99%, Multi Terminal Indonesia (MTI) 57%, Pesaka Loka Kirana 82%, Primanata Jasa Persada 93% dan Wira Mitra Prima 95%.
Adapun pada hari ini, terdapat 24 kapal dijadwalkan melakukan bongkar muat pada sejumlah terminal di kawasan pabean pelabuhan Tanjung Priok.
Sedangkan, jumlah kontainer longstay yang melewati batas waktu penumpukan lebih 30 hari di pelabuhan tersibuk di Indonesia itu per hari ini sebanyak 1.235 bok, dan yang melewati batas waktu penumpukan lebih dari 3 hari mencapai 16.668 bok.

Berdasarkan data yang dhimpun Logistiknews.id, adapun 24 kapal yang dijadwalkan bongkar muat di pelabuhan Priok pada hari ini tersebut rinciannya yakni di Jakarta International Container Terminal (JICT) 3 kapal dengan bongkar 2.143 bok dan muat 2.445 bok, Terminal Peti Kemas (TPK) Koja 2 kapal dengan bongkar 1.433 bok dan muat 2.210 bok, serta 3 kapal di New Priok Container Terminal One (NPCT-1) dengan bongkar 216 bok dan muat 674 bok.
Kemudian 1 kapal IPC TPK (internasional) OJA, 1 kapal di IPC TPK (internasional) MSA, IPC TPK (domestik) Temas 1 kapal, dan 1 kapal di IPC TPK (internasional) 009.
Selain itu, 3 kapal di IPC TPK (domestik) Adipurusa, serta 3 kapal di IPC TPK (domestik) DHU, Indonesian Kendaraan Terminal (IKT) 1 kapal, PTP (Multipurpose) 1 kapal, dan Prima Nur Panurjwan (PNP) 3 kapal.
Adapun rata-rata yard occupancy ratio (YOR) per pagi hari ini di JICT mencapai 62%, TPK Koja 58%, dan NPCT-1 yakni 64%.
Sedangkan rerata YOR di IPC TPK (internasional) OJA 67%, IPC TPK (internasional) TSJ 67%, IPC TPK (domestik) MSA 73%, IPC TPK (domestik) Temas 51%, IPC TPK (domestik) 009 mencapai 51%, IPC TPK (domestik) Adipurusa 54%, IPC TPK (domestik) DHU 44%, Mustika Alam Lestari (TMAL) 44%, dan IKT 46%, PTP Multipurpose 30%, dan PNP 40%.[am]













