LOGISTIKNEWS.ID- Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke IX di Jakarta pada Rabu 28 Oktober 2026 dengan mengambil tema ‘Meningkatkan Kemitraan APBMI dengan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Mewujudkan Ekosistem Kepelabuhan yang Efisien dan Berdaya Guna’.
Dalam sambutannya, Capt Suwondo selaku Ketua Panitia Munas IX tahun 2026 mengungkapkan Munas tersebut di ikuti 500-an pelaku usaha bongkar muat yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Pelaksanaan Munas ini merupakan amanat dari AD/ART organisasi,” ujar Suwondo yang juga menjabat Ketua APBMI DKI Jakarta.
Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Menteti Perhubungan, Komjen Pol (Purn) Suntana, Dirut PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II, Achmad Muchtasyar, Ketua Umum BPP Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI), Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan (ABUPI) Liana Trisnawati, dan Ketua Umum Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Akbar Djohan.
Selain itu, dihadiri Ketua Umum Asosiasi Penguhasa Truk Indonesia (Aptrindo) Gemilang Tarigan, <span;>Presiden Indonesian Maritime Pilots’ Association (INAMPA) Pasoroan Herman Harianja, Ketua Umum Iperindo Anita Pujiasrutu.
Suwondo mengatakan, bahwa Munas merupakan forum organisasi yang sangat penting dan strategis, sekaligus menjadi sarana untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja, menetapkan AD/ART, serta memilih kepengurusan yang akan mengemban amanah organisasi untuk periode yang akan datang.
“Harapannya, Munas dapat menjadi wadah untuk memperkuat soliditas, mempererat persaudaraan dan melahirkan gagasan yang konstruktif untuk organisasi. Mari kita jujung nilai demokrasi dalam Munas ini,” ujar Suwondo.

Berdasarkan catatan Panitia, Munas ini diikuti 500-an orang yang terdiri 414 orang peserta dan 89 orang peninjau dari total anggota APBMI sebanyak 2.335 perusahaan bongkar muat yang berasa dari 22 DPW, 65 DPC dan 4 PPC yang tersebar di seluruh pelabuhan Indonesia.[am]













