11 Pelabuhan Jadi Lokasi Repatriasi & Crew Change

  • Share

JAKARTA – Pemerintah Indonesia telah menyampaikan langkah-langkah yang dilakukan terkait ASEAN Comprehensive Recovery Framework (ACRF) sehubungan dengan mewabahnya Pandemi Covid-19, dalam pertemuan ASEAN Maritime Transport Working Group (MTWG) ke-40, baru-baru ini.

Salah satunya dengan mendukung pelaksanaan repatriasi dan pergantian awak kapal atau crew change.

Sampai dengan saat ini, Indonesia telah memfasilitasi repatriasi 63,598 orang pelaut dan crew change sebanyak 6,752 pelaut. Untuk meminimalisir akses keluar masuk Indonesia guna mencegah penyebaran Pandemi.

Selain itu telah ditetapkan pula 11 lokasi Pelabuhan beserta Standar Operasional Prosedur untuk repatriasi dan pergantian awak kapal, yakni Pelabuhan Belawan, Tanjung Balai Karimun, Batam, Merak, Tanjung Priok, Tanjung Perak, Makassar, Benoa, Ambon, Bitung, dan Sorong.

“Indonesia juga memberikan banyak kemudahan bagi para Pelaut, antara lain dalam hal revalidasi sertifikat,” ujar Plt. Kasubdit Angkutan Laut Luar Negeri Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kementerian Perhubungan, Yudhonur Setyaji.

Minimum Safe Manning Document pada kapal bebendera Indonesia juga dapat diberikan exemption sesuai kondisi apabila awak kapal harus diturunkan dan belum dapat memberikan pengganti, dengan terlebih dahulu menyertakan penilaian risiko keselamatan dan keamanan pengoperasian oleh pihak pemilik atau operator kapal.

Dia mengatakan, apabila buku pelaut habis masa berlaku ketika masih di atas kapal dan dalam kondisi kapal tidak dapat masuk pelabuhan atau negara yang disinggahi menerapkan kebijakan lockdown terkait covid-19, maka buku pelaut tersebut dinyatakan berlaku.

“Perusahaan juga diharuskan bertanggung jawab terhadap tambahan biaya pemulangan, perawatan medis, biaya apapun terkait pemberangkatan atau pemulangan pelaut yang akibat covid-19 dan jika dianggap perlu, perusahaan harus memastikan asuransi atau jaminan keuangan lainnya,” ucap Yudho.(Lognews)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.