Aptrindo DKI Kampanyekan STID di 15 Titik

  • Share

JAKARTA– Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) menyosialisasikan percepatan implementasi Single Truck Identity Document (STID) di pelabuhan Tanjung Priok sebagaimana yang di programkan Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Sosialisasi dilakukan secara serentak pada 15 titik dengan pemasangan spanduk untuk mengajak para pengusaha truk dapat segera mengupgrade atau mendaftarkan perusahaan maupun truk-nya untuk memperoleh STID agar bisa berkegiatan di kawasan pelabuhan Tanjung Priok.

Ke 15 titik sosialisasi pemasangan spanduk tersebut berada di Pos 9 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta International Container Terminal (JICT) TPK Koja, New Priok Container Terminal One (NPCT-1), kawasan Tanah Merdeka, PT Kurnia Marunda, Marunda Pasar Bebek, PT Aditya Andhika Utama, Puninar Jaya Cakung Cilincing, PT BSA Cakung Cilincing, PT KBN Cakung Cilincing, Transmaju Ekspresindo, Pelabuhan Sunda Kelapa dan di Graha Aptrindo.

Single TID (STID) merupakan sistem berbasis elektronik yang terkoneksi dengan sistem IT manajemen pelabuhan yang berisi data nomor polisi kendaraan/truk serta pemilik/perusahaan angkutannya.Single TID di Priok juga tidak hanya akan diiterapkan pada kegiatan truk di fasilitas terminal peti kemas tetapi juga untuk non peti kemas.

Pihak Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok juga telah mengingatkan perlunya untuk membangun kembali komitmen bersama stakeholder terkait di Pelabuhan Tanjung Priok untuk melakukan percepatan penerapan STID, sebelum masa waktu peralihan berakhir pada 31 Desember 2021.

“Kita harus bahu membahu untuk menyukseskan program itu, supaya target implementasi STID pada akhir Desember tahun ini bisa terealisasi,” ucap Ketua DPD Aptrindo DKI Jakarta, H Soedirman.

Untuk itu, Aptrindo DKI Jakarta meminta seluruh pemangku kepentingan untuk sama-sama menyukseskan program STID di pelabuhan tersibuk di Indonesia itu.(*)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.