STID Lampaui 20 Ribuan, ALFI DKI Imbau Anggotanya Gunakan Truk yang Comply

  • Share
Adil Karim, Ketua DPW ALFI DKI Jakarta

LOGISTIKNEWS.ID – Ketua Umum DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) DKI Jakarta, Adil Karim mengatakan, pihaknya telah menyampaikan himbauan kepada seluruh perusahaan anggotanya supaya mengunakan trucking logistik yang sudah memenuhi persyaratan atau comply dengan STID di pelabuhan Tanjung Priok.

“Kami sudah himbau ke anggota ALFI DKI jika berkegiatan/menangani ekspor impor maupun kargo domestik di pelabuhan Priok dalam supaya menggunakan truck yang sudah mengantongi persyaratan STID,” ujar Adil Karim, kepada Logistiknews.id, ditemui dikantornya pada Kamis (7/4/2022).

Disisi lain, imbuhnya, ALFI berharap supaya Aplikasi ‘STID Cek’ di Pelabuhan Tanjung Priok dapat segera disiapkan sehingga bisa dapat dimanfaatkan oleh pemilik barang maupun perusahaan yang mewakilinya.

“Saya rasa dengan adanya Aplikasi ‘STID Cek’ bisa lebih efektif dan dapat diketahui oleh pengguna truk apakah armada tersebut sudah comply STID atau belum,” ucap Adil.

Sebelumnya, Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok Capt Wisnu Handoko mengatakan, agar pihak STID Center di Pelabuhan Tanjung Priok untuk segera menyiapkan aplikasi/dashboard digital “STID Cek”.

Single Truck Identity Document (STID) menjadi identitas tunggal setiap truk, dengan sistem berbasis elektronik yang terkoneksi dengan sistem IT manajemen pelabuhan yang berisi database meliputi kelayakan teknis truk dan pengemudinya, termasuk data nomor polisi kendaraan/truk serta pemilik maupun perusahaan angkutannya.

Capt Wisnu mengungkapkan, aplikasi STID Cek itu supaya dilengkapi dengan link dan address yang mudah diakses bagi pengguna jasa angkutan truk untuk memeriksa kendaraan truk telah memiliki STID atau belum.

“Pengguna jasa angkutan truk (shipper/pengirim muatan, Jasa Pengurusan Transportasi, Perusahaan Pengurusan Jasa Kepabeanan, Depo Peti Kemas) agar memastikan bahwa kendaraan truk yang akan digunakan untuk mengirim muatan dari Gudang/depo peti kemas telah memiliki STID dengan cara memeriksa melalui aplikasi/dashboard digital STID Cek,” ucap Capt Wisnu.

General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, M Hadi Syafitri Noor, dikonfirmasi Logistiknews.id,  menjelaskan bahwa saat ini sedang melakukan pengembangan untuk mempersiapkan aplikasi STID Cek, di pelabuhan tersibuk di Indonesia itu.

Capai 20.307 Truk

Berdasarkan Data Pusat<span;> Pelaporan Pelaksanaan Single Truck Identity Document (STID) atau STID Centre Pelabuhan Tanjung Priok, bahwa hingga 6 April 2022, sebanyak 20.307 Truk yang sudah comply dengan STID.

Namun dari jumlah itu, masih terdapat pemegang STID Sementara (STID-S) sebanyak 3.501 Truk.

Adapun jumlah perusahaan yang telah disetujui PMKU (Permohonan Melakukan Kegiatan Usaha) di Pelabuhan Tanjung Priok hingga 6 April 2022, sebanyak 832 Perusahaan.

Sedangkan Perusahaan yang mengajukan STID hingga 6 April 2022 tercatat 633 Perusahaan dan jumlah perusahaan yang telah disetujui STID-nya 633 Perusahaan.

Adapun jumlah kartu STID yang dicetak dan telah didistribusikan hingga 6 April 2022 mencapai 20.054 kartu STID.(am)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.