Idul Fitri 1443 H: Pelindo Siapkan 5 Opsi di Pelabuhan Tanjungpandan

  • Share
Rapat Koordinasi Kesiapan Angkutan Lebaran Tahun 2022 (1443 H), bertempat di Kantor PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjungpandan bersama seluruh stakeholder dilingkungan Pelabuhan Tanjungpandan, Kamis, 14 April 2022.

LOGISTIKNEWS.ID – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) memperkirakan lonjakan arus penumpang kapal laut sebesar 200% pada masa Lebaran/Idul Fitri 1443 H/2022, jika dibandingkan masa Lebaran 1442 H/2021.

General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjungpandan, Hambar Wiyadi mengatakan, dalam rangka mengantisipasi peningkatan arus kapal-kapal bermuatan strategis dan distribusi barang strategis/sembako untuk kebutuhan masyarakat Pulau Belitung itu, pihaknya telah menyiapkan beberapa strategi pelayanan.

Pertama, penyiapan empat dermaga sepanjang 230 meter untuk prioritas penyandaran kapal bermuatan barang strategis dan kapal Ro-ro yakni dermaga 01, dermaga 04, dermaga 06 dan dermaga 08.

Kedua, dilakukan pengaturan penyandaran kapal melalui prioritas penyandaran kapal secara berthing window kepada kapal-kapal yang memiliki jadwal (schedule) tetap yang bermuatan barang strategis.

Ketiga, untuk pelayanan penumpang kapal  dilayani di dermaga 05 sepanjang 50 Meter untuk penyandaran kapal penumpang dengan tujuan Pelabuhan Tanjungpandan/Bellitung – Pelabuhan Pangkal Balam / Bangka yang dilayani KM. Express Bahari yang semula 2 kali pelayanan/minggu menjadi 7 kali pelayanan perminggu.

Keempat, untuk pengaturan pelayaran rakyat (Pelra) yang bermuatan barang strategis dilakukan pengaturan di dermaga 03, dermaga 04T dan dermaga 07 sepanjang 57 meter.

Kelima, menyiapkan back up area lapangan  di Lini 2 seluas 9.500 M2 yakni 7.500 M2 untuk kegiatan bongkar/muat curah kering seperti: cangkang, batu bara dan  batu split, dan sisanya telah disiapkan lapangan penumpukan petikemas seluas 2.000 M2 untuk kegiatan stripping barang-barang  bermuatan strategis/sembako yang selanjutnya didistribusikan untuk kebutuhan masyarakat di Kabupaten Belitung Induk dan Belitung Timur.

“Diharapkan dengan pola berthing window kapal bermuatan strategis dan back up area lapangan penumpukan di area lini 2, akan mampu membantu kelancaran arus kapal dan distribusi barang strategis menjelang masa lebaran 1443 H/2022 dapat berjalan baik dan optimal,” ujarnya.

Lonjakan 200%

Hambar menambahkan, arus penumpang kapal laut di Terminal Laskar Pelangi, Pelabuhan Tanjungpandan Belitung, juga diperkirakan mengalami peningkatan sekitar 200% untuk masa Lebaran tahun ini jika dibanding tahun lalu.

Pihaknya mengestimasi arus penumpang turun (debarkasi) dari 1.430 orang menjadi 4.290 orang dan arus  penumpang naik (embarkasi) dari 1.779 orang menjadi 5.337 orang untuk masa lebaran 1443 H/2022.

Dalam menunjang kelancaran arus mudik penumpang kapal laut ini, Pelindo Regional 2 Tanjungpandan bersama Kantor KSOP Kelas IV Tanjungpandan, KPPP Pelabuhan Tanjungpandan, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjungpandan menyiapkan dua tempat/lokasi posko yakni:  Posko Pengendalian Angkutan Lebaran 1443 H/2022 dan Posko Perwakilan Kejaksaan R.I. Belitung bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri, Kabupaten Belitung yang berlokasi di Terminal Penumpang Laskar Pelangi  sejak H-14 s/d H+14.

Sedangkan satu unit Posko Pelayanan Lebaran 2022-Operasi Menumbing 2022 Pelabuhan Tanjugpandan yang berkoordinasi dengan Polres Kabupaten Belitung dan Dinas Perhubungan Kabupaten Belitung, Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung, yang berlokasi di halaman parkir Kantor PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjungpandan yang dimulai sejak H-7 s/d H+7.

Selain itu, telah menyiapkan fasilitas pendukung diantaranya penyiapan satu unit ganset listrik untuk mengantisipasi adanya pemutusan arus listrik pada waktu kegiatan embarkasi pada malam hari di terminal penumpang Laskar Pelangi, lapangan parkir seluas 2.300 M2 dengan kapasitas daya tampung 40 unit mobil dan 100 unit kendaraan bermotor.

Kemudian, memanfaatkan area lahan/lokasi lain di sekitar terminal penumpang, pemasangan tenda seluas 100 M2 untuk menampung embarkasi sebelum penumpang naik kapal.

Dalam pengamanan area sekitar terminal penumpang telah disiapkan kamera CCTV, tambahan personil tenaga pengamanan, tenaga medis dan petugas validasi serta 1 kendaraan ambulance untuk mengantisipasi keadaan emergency.(am)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.