Jelang Muswil APBMI DKI, Ini Pesan Ketum Juswandi

  • Share
Juswandi Kristanto, Ketua Umum DPP APBMI, Photo : Logistiknews.id

LOGISTIKNEWS.ID – Ketua Umum DPP Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) H.Juswandi Kristanto mengingatkan, pelaksanaan Muswil ke III APBMI DKI Jakarta harus tetap konsisten dan merujuk pada aturan organisasi yakni AD/ART.

Hal tersebut ditegaskan Juswandi merespon sudah beredarnya beberapa bakal calon yang disebut-sebut bakal maju sebagai Nakhoda DPW APBMI DKI Jakarta 2022-2027.

“Pada prinsipnya DPP berpandangan bahwa bakal calon yang akan maju itu hak mereka untuk maju asalkan memenuhi aturan sesuai dalam AD/ART,” ujarnya kepada Logistiknews.id, pada Jumat (22/7/2022).

Musyawarah Wilayah ke III Dewan Pengurus Wiliayah Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) DKI Jakarta, rencananya akan digelar pada awal Oktober 2022 di Jakarta.

Muswil tersebut selain untuk menyampaikan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Kepengurusan DPW APBMI DKI Jakarta periode 2017-2022, juga agenda utamanya memilih Kepengurusan periode lima tahun berikutnya (2022-2027).

APBMI DKI Jakarta mencatat, saat ini terdapat 93 PBM sebagai anggota DPW APBMI di Jakarta. Para PBM itu pada umumnya berkegiatan di pelabuhan Tanjung Priok dan di pelabuhan Marunda.

“Jadi siapapun nantinya yang menjadi Ketua APBMI DKI terpilih harus mumpuni, mempunyai karakter yang baik., mempunyai hubungan yang baik dengab Badan Usaha Pelabuhan (BUP), Regulator dan stakholder terkait. Selain itu meluangkan waktu untuk asosiasi, berani mengeluar dana pribadi untuk kepentingan asosiasi,” tegas Juswandi.

Owners

Ketua Organizing Committee (OC) Musyawarah Wilayah (Muswil) ke III Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) DKI Jakarta, H.Sugiharsono mengatakan siap menyukseskan Muswil tersebut yang akan digelar pada Awal Oktober 2022 mendatang.

Kendati begitu sampai sekarang ini, pihaknya belum menerima secara formal bakal calon yang mengajukan untuk memimpin DPW APBMI DKI Jakarta periode lima tahun mendatang.

H.Sugiharsono

Sugi menegaskan, sesuai AD/ART Organisasi, terdapat persyaratan yang paling krusial untuk bisa mencalonkan sebagai Ketua APBMI DKI Jakarta.

“Calon Ketua harus sebagai owners atau pemilik perusahaan bongkar muat (PBM) yang tercatat secara adminsitratif dan clear sebagai keanggotaan APBMI DKI Jakarta. Jadi kalau bukan owners tidak bisa. Owners harus dibuktikan di akte perusahaan. Itu amanat AD/ART nya yang berlaku sampai saat ini, kalau tidak patuh pada AD/ART kita khawatirkan rusak nanti ini organisasi (APBMI),” ujar Sugiharsono.

Hingga saat ini, barulah pasangan Ogi Haris dan Erwan Mulyana yang telah mendeklarasikan dan menyatakan dirinya siap maju meramaikan bursa calon Kepemimpinan (Ketua dan Wakil Ketua) Kepengurusan DPW Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) DKI Jakarta periode 2022 – 2027.

Ogi Haris berasal dari Perusahaan Bongkar Muat (PBM) dari Adipurusa dan Erwan Mulyana dari PBM Triutama Kurnia Sejahtera.(am)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.