Meratus Kucurkan US$20 Juta Kembangkan Container Logistics Center di Indonesia

  • Share
(Kiri ke kanan) General Manager CLC Yudy Winarsyah; Direktur Utama IPC Terminal Peti Kemas Guna Mulyana; CEO Meratus Farid Belbouab; Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok Ir. Subagyo; dan Direktur Corporate Communications Meratus Slamet Raharjo. (ist)

LOGISTIKNEWS.ID – Meratus Group, salah satu perusahaan integrator logistik dan maritim terkemuka di Indonesia, membenamkan investasi lebih dari US$20 juta untuk pengembangan Container Logistics Center (CLC) di seluruh Indonesia.

CEO Meratus Farid Belbouab mengungkapkan, pusat layanan kontainer terpadu itu tidak hanya dikembangkan di kota-kota besar di Pulau Jawa, tetapi hingga ke pelosok Nusantara seperti di Kupang, Kendari, Bitung dan Makassar.

“Perluasan jaringan logistik darat ke wilayah Sulawesi, Kalimantan dan Nusa Tengara ini sangat penting bagi perekonomian karena Meratus Group memiliki misi untuk meningkatkan konektivitas logistik dan maritim sebagai operator maritim di Indonesia,” kata Farid dalam sambutannya saat peresmian CLC Meratus KBN Cakung, Jakarta, Kamis (25/5/2023).

Menurut dia, CLC merupakan bagian dari visi Meratus untuk menjadi integrator logistik darat dan maritim di Indonesia. “Kami percaya, dengan mengintegrasikan kedua moda transportasi ini, kami dapat memberikan solusi yang lebih efisien dan hemat biaya kepada pelanggan,” ujarnya.

CEO Meratus Farid Belbouab.
CEO Meratus Farid Belbouab.

Farid menjelaskan Meratus CLC KBN Cakung menerapkan standar keamanan tinggi bagi semua elemen yang melakukan aktifitas dalam depo demi keselamatan. Alat Pelindung Diri (APD) wajib digunakan dimulai saat pertama memasuki depo.

Para pelanggan disediakan lounge yang nyaman serta proses administrasi yang singkat demi memangkas waktu agar kian efektif. Area merokok disediakan terpisah serta kebersihan di lingkungan CLC juga sangat diperhatikan.

Pada tahap awal ini, CLC KBN Cakung memiliki luas lahan hingga 3,3 hektare yang akan secara khusus melayani kebutuhan kontainer logistik Main Line Operator (MLO) dalam melakukan kegiatan ekspor dan impor memanfaatkan berbagai fasilitas CLC.

Selain kebutuhan ekspor-impor, Meratus CLC KBN Cakung menyediakan solusi menyeluruh mulai dari manajemen kontainer standar, hingga kegiatan bongkar muat, Refeer Plug, Repair Container, Washing Container, Reposition, dan Penyimpanan Container dalam satu lokasi.

Meratus CLC KBN Cakung juga dilengkapi dengan auto-gate system untuk mempercepat alur administrasi serta tracking yang mudah diakses dari setiap kegiatan logistik yang ada di area CLC.

Pembukaan CLC baru di kawasan industri KBN Cakung disambut baik oleh Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok Subagyo. Dia berharap kehadiran CLC Meratus dapat mendukung upaya pemerintahan untuk meningkatkan kualitas kinerja logistik di Indonesia.

“Tahun ini, 2023, Logistics Performance Index (LPI) Indonesia mengalami penurunan sehingga kami harapkan CLC Meratus KBN Cakung dapat menjadi salah satu alternatif dan upaya kita bersama dalam meningkatkan kualitas performa logistik dalam negeri, “ kata Subagyo dalam sambutannya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT IPC Terminal Peti Kemas Guna Mulyana juga mengapresiasi dan mendukung peresmian CLC Meratus KBN Cakung. Menurut dia, inovasi yang dikembangkan di CLC Meratus ini dapat menjadi contoh bagi depo-depo lainnya, sehingga bersama-sama dapat berkolaborasi memperkuat ekosistem logistik di Jakarta.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *