Kinerja Keuangan IPCM 2023 Kinclong, Siap Tebar Dividen Interim

  • Share
Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita, saat menghadiri RUA INSA di Surabaya Jawa Timur, baru-baru ini.(photo:Logistiknews.id)

LOGISTIKNEWS.ID – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM) mengumumkan rencana pembagian dividen interim tahun buku 2023 senilai Rp 20,05 miliar atau setara Rp 3,80 per lembar saham yang akan dibayarkan pada 26 Januari 2024.

Dividen Interim yang dibagikan mengunakan basis laporan keuangan IPCM per 30 Juni 2023 (unaudited) yang membukukan laba bersih sebesar Rp83,93 miliar.

Berikut jadwal pembayaran dividen interim IPCM:
● Cum Dividen Interim di Pasar Reguler dan Negosiasi, pada 5 Januari 2024
● Ex Dividen Interim di Pasar Reguler dan Negosiasi, 8 Januari 2024
● Cum Dividen Interim di Pasar Tunai, pada 9 Januari 2024
● Ex Dividen Interim di Pasar Tunai, pada 10 Januari 2024

● Recording Date yang berhak atas Dividen Interim (DPS), 9 Januari 2024
● Pelaksanaan pembayaran Dividen Interim,26 Januari 2024

Capaian  Keuangan

IPCM mencatatkan kinerja yang lebih baik dari periode yang sama di tahun sebelumnya dengan kenaikan pendapatan sebesar 27,87% menjadi Rp858,11 miliar dari Rp671,05 miliar (YoY). IPCM juga mencatatkan kenaikan laba sebesar Rp119,78 miliar, naik 17,81% dari Rp101,67 miliar (YoY).

Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita mengatakan, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, IPCM secara konsisten membagikan dividen interim pada akhir tahun.

“Hal ini merupakan salah satu bentuk komitmen IPCM kepada pemegang saham yang senantiasa mendukung pencapaian IPCM”, ujar Shanti.

Kegiatan Penundaan Kapal IPCM

Komersialisasi bisnis IPCM sepanjang tahun 2023 juga dapat dilihat dari berbagai penandatanganan kerjasama IPCM dengan para mitra juga terus aktif dilakukan antara lain dengan ditandatanganinya beberapa perjanjian jangka panjang dengan PT Cemindo Gemilang Tbk., PT Nusantara Regas, PT Jawa Satu Power, PT Cirebon Electric Power, PT Cirebon Energi Prasarana, PT Langlang Laju Layang dan PT Pelabuhan Bukit Prima.

Selain itu, IPCM juga telah menandatangani kesepakatan kerjasama terkait jasa pemanduan dan penundaan dengan Subholding Pelindo Jasa Maritim untuk seluruh wilayah Regional 2 PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

Shanti mengatakan, dengan adanya sejumlah komersialisasi bisnis ini, IPCM mampu melihat peluang ekspansi dari perkembangan TUKS dan Tersus saat ini dimana hal ini menyokong pertumbuhan pendapatan IPCM hingga termasuk juga dengan sejumlah rangkaian penyesuaian tarif yang diupayakan IPCM mulai Maret 2023.

“Sepanjang tahun 2023 IPCM juga berupaya melakukan efisiensi berkelanjutan melalui transformasi armada, digitalisasi operasi serta penghematan bahan bakar,” jelas Dirut IPCM.[redaksi@logistiknews.id]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *