Aptrindo: Aktivitas di Pelabuhan Priok Kondusif

  • Share
Dharmawan Witanto (Photo: dok Logistiknews.id)

LOGISTIKNEWS.ID- Pengusaha angkutan barang dan logistik yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) DKI Jakarta mengatakan, aktivitas logistik dari dan ke pelabuhan Tanjung Priok masih kondusif meskipun sempat ada aksi demo puluhan Sopir Truk angkutan barang dan kontainer di kawasan Pelabuhan itu sejak pagi hari ini, Selasa (11/2/2025).

Aksi demo Sopir Truk dimulai sejak pagi hari sekitar pukul.9.00 Wib didepan New Priok Container Terminal One (NPCT-1), kemudian berlanjut ke Pos 9 Tanjung Priok dan berakhir (selesai) sekitar pukul 15.30 Wib di depan kantor Pelindo Tower.

“Aktivitas trucking terutama untuk receiving dan delivery dari dan ke Priok masih berjalan normal. Memang hari ini kerjaan tidak padat seperti pekan-pekan lalu. Dan sebagai pengusaha truk kami juga sudah antisipasi untuk delivery kemarin,” ujar Ketua Caretaker DPD Aptrindo DKI Jakarta, Dharmawan Witanto atau yang akrab dipanggil Akong, saat ditemui Logistiknews.id, dikantornya pada Selasa sore (11/2/2025).

Sementara itu, Sekjen DPP Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Toto Dirgantoro mengaku belum menerima adanya keluhan anggotanya (perusahaan eksportir) imbas aksi demo Sopir Truk di pelabuhan Tanjung Priok.

Toto Dirgantoro

“Memang inponya sempat ada kemacetan di sisi akses jalan di Priok, tetapi relatif aktivitas ekspor juga masih berjalan normal ke Pelabuhan Tanjung Priok. Jadi kalau ditanya bagaimana imbasnya terhadap ekspor, kami sendiri belum bisa memastikan karena belum ada anggota kami yang melaporkan keluhan,” ujarnya, kepada Logistiknews.id melalui sambungan telpon pada Selasa Sore (11/2/2025).

Respon Pelindo

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo juga menyatakan siap mengakomodir aspirasi para sopir truk kontainer terkait beberapa kondisi operasional di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Hal tersebut disampaikan oleh Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Adi Sugiri, di Jakarta Utara, pada Selasa (11/2/2025).

“Pelindo terbuka menerima aspirasi kawan-kawan pengemudi truk kontainer. Kami juga akan mengordinasikan aspirasi tersebut dengan pemangku kepentingan terkait di pelabuhan, untuk menemukan solusi bersama. Karena pelabuhan merupakan ekosistem bersama lintas pemangku kepentingan yang merupakan obyek vital nasional (obvitnas) yang harus dijaga kelancaran operasionalnya,” kata Adi.

Adi menambahkan pihaknya memahami apa yang menjadi keluhan para sopir di pelabuhan. Salah satu penyebab kepadatan antrean yang terjadi di beberapa terminal peti kemas Pelabuhan Tanjung Priok adalah karena meningkatnya arus bongkar muat yang terjadi di sana. Kepadatan antrean ini terjadi pada waktu-waktu tertentu atau dalam keadaan tertentu seperti pada saat ada libur panjang, sehingga membuat para pemilik barang mengejar dan menuntaskan pengiriman barang.

“Kami memohon maaf apabila dalam pelayanan kepada para sopir masih terdapat kekurangan, ini akan menjadi momentum untuk melakukan evaluasi dan perbaikan pelayanan khususnya dari sisi pelayanan receiving/delivery. Kami juga menambahkan jumlah toilet bersih di terminal bagi para sopir truk,” ujarnya.

Terkait adanya dugaan pungutan liar (pungli) di area pelabuhan, Adi Sugiri menegaskan, dari sisi Pelindo sebagai operator pelabuhan, berkomitmen penuh terus menjaga integritas dalam segala lini proses bisnisnya. Tidak hanya di lapangan, namun juga di sisi administrasi pendukung layanan. Pelindo bahkan telah berkolaborasi dengan berbagai instansi maupun aparat penegak hukum, di antaranya Stranas PK, Kejaksaan, Ombudsman, dan Transparansi International Indonesia, untuk menjaga inisiatif Pelabuhan Bersih.

“Pelindo telah menyediakan sistem untuk melaporkan tindakan pungli, korupsi, dan pemerasan, melalui saluran yang independen, yaitu WBS (whistleblowing system) Pelindo Bersih, yang dapat diakses secara daring kapan pun, dari mana pun, dan oleh siapa pun. Termasuk kawan-kawan pengemudi truk. Jika ada oknum yang terbukti melakukan pungli, Pelindo langsung memberikan sanksi tegas,” pungkas Adi.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *