Jalur Khusus Logistik, Solusi Penanganan Truk ODOL

  • Share
Mahalnya tarif tol JTCC itu tidak selaras dengan tujuan awal penyediaan akses tersebut yang semula untuk memperlancar distribusi logistik antara kawasan industri di Cibitung dan Pelabuhan Tanjung Priok.

LOGITSIKNEWS.ID- Pelaku usaha truk logistik mengusulkan adanya jalur khusus angkutan barang sebagai salah satu solusi polemik angkutan truk bermuatan lebih atau over dimension dan over load (ODOL).

Pasalnya selama ini, truk ODOL seringkali dinilai mengganggu keamanan dan keselamatan pengendara lainnya di jalur lalu lintas, bahkan kerap dituding menambah kerusakan infrastruktur jalan.

“Karenanya kami menyarakan agar muatan sumbu terberat (MST) Truk dinaikkan daya angkutnya dari yang saat ini hanya berkisar 8-10 Ton per truk,” ujar Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Gemilang Tarigan, pada Senin (23/6/2025).

Menurutnya, jalur khusus logistik juga dibutuhkan agar arus distribusi angkutan yang membawa barang-barang, disamping penerapan digitalisasi logistik yang lebih mumpuni.

Gemilang menegaskan, program penanganan ODOL sudah dicanangkan oleh pemerintah sejak tahun 2017, dengan harapan mewujudkan bahwa Indonesia dapat bebas dari kendaraan angkutan barang yang sangat membahayakan dan merugikan masyarakat (ZERO ODOL).

Program itu sebenarnya, imbuhnya, sangat mulia untuk mewujudkan angkutan barang yang berkeselamatan dan menjaga infrastruktur jalan agar tetap terjaga serta membantu negara dalam penghematan biaya pemeliharaan infrastruktur jalan.

Namun realita pelaksanaan dilapangan penanganan kendaraan lebih dimensi dan lebih muatan belum mencapai hasil yang memuaskan.

Menurutnya, banyaknya regulasi aturan yang tumpang tindah dan kontraproduktif sehingga cenderung menyulitkan untuk diikuti dan menyuburkan praktek pungutan liar yang dilakukan oleh para oknum petugas membuat rendahnya antusiasme pelaku usaha untuk mendukung implementasi program pemerintah tersebut.

“Karenannya, Aptrindo menilai bahwa diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan penanganan truk ODOL ini,” ucapnya.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *