ALFI Akui Program MBG Jadi Prestasi Logistik Terbesar RI di Dunia

  • Share
Wakil Ketua Umum DPP ALFI, M.Nuh Nasution.

LOGISTIKNEWS.ID– Asosiasi logistik dan forwarder Indonesia (ALFI) mendukung sepenuhnya perencanaan dan implementasi sistem logistik yang matang guna lebih mengefisiensikan program Pemerintahan Prabowo-Gibran terkait dengan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Ketua Umum DPP ALFI, M. Nuh Nasution mengatakan, sebagai pelaku usaha sektor logistik, ALFI sangat konsen dalam mensupport layanan logistik yang efisien termasuk dalam program MBG.

“Kami mengapresiasi program MBG yang telah berjalan saat ini, dan kedepan perlu ditingkatkan percepatan alur logistiknya agar implementasi dilapangan semakin baik,” ujar M.Nuh melalui keterangan tertulisnya, pada Minggu (7/12/2025).

Dia mengatakan, Program MBG selain dapat memperkuat ekonomi nasional lantaran menciptakan lapangan kerja dan membantu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) juga menggerakkan sektor distribusi dan logistii melalui pengadaan bahan pangan yang dibutuhkan di berbagai wilayah Indonesia.

“Artinya ada alur atau proses distribusi atau pergerakan logistik dalam program ini yang juga multiplier efeknya cukup luas, selain ke industri logistik itu sendiri juga terhadap UMKM,” ucap Nuh.

Program MBG adalah Program Makan Bergizi Gratis yang di cover APBN yang merupakan inisiatif prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan asupan gizi anak-anak (PAUD hingga SMA/SMK) serta ibu hamil dan menyusui terpenuhi, mengatasi stunting dan malnutrisi, serta mendukung pembangunan SDM Indonesia menuju Indonesia Emas 2045, dengan menyediakan makanan sehat harian.

Adapun aktivitas logistik pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencakup pengadaan bahan baku (dari petani/peternak lokal), produksi makanan di Dapur MBG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi/SPPG), distribusi makanan ke sekolah/penerima manfaat dengan armada fleksibel, pengawasan kualitas dan kuantitas, hingga pengelolaan limbah, yang semuanya terintegrasi agar tepat waktu dan tepat sasaran.

Nuh menanbahkan, aktivitas pengiriman dalam program MBG tersebut menggunakan armada logistik yang fleksibel (mobil box) sesuai kondisi geografis.

“Jadi memang program MBG ini bisa disebut sebagai prestasi logistik terbesar di dunia karena menjangkau jutaan penerima manfaat dalam waktu singkat.  Intinya, logistik MBG merupakan sistem terintegrasi dari hulu ke hilir yang tidak hanya tentang memindahkan makanan, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi lokal yang kuat,” ucap M.Nuh.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Makan Bergizi Gratis atau MBG adalah prestasi logistik terbesar di dunia yang telah dicapai Indonesia.

“Ini bukan kegiatan main-main, ini bukan kegiatan yang gampang, ini prestasi logistik, mungkin terbesar di dunia selama beberapa tahun ini,” ujar Prabowo saat pidato di HUT Ke-61 Partai Golkar yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada Jumat (5/12/2025).

Dia menyebut sudah ada 49 juta masyarakat Indonesia yang menerima program MBG sehingga jumlahnya sudah berlipat ganda bila dibandingkan warga Singapura.

“Saudara-saudara, hari ini sudah 49 juta makanan tiap hari, mulut 49 juta penerima manfaat tiap hari. Lebih dari 7 kali Singapura kita kasih makan tiap hari,” ujar Presiden.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *