Tren Ekspornya Positif, IKM Alas Kaki Butuh Akses Permodalan

  • Share
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

LOGISTIKNEWS.ID- Daya saing pelaku industri kecil dan menengah (IKM), termasuk pada sentra industri alas kaki perlu diperkuat guna menghadapi tantangan dinamika ekonomi global dan perubahan perilaku pasar.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa secara umum sentra IKM masih menghadapi sejumlah tantangan struktural.

“Tantangan yang sering dihadapi sentra IKM antara lain keterbatasan akses permodalan dan pasar, rendahnya literasi manajemen usaha dan keuangan, serta kurangnya inovasi produk. Di sisi lain, sentra IKM juga dihadapkan pada perubahan tren pasar yang cepat dan meningkatnya persaingan dengan produk impor,” ujar Menperin dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Selasa (6/1/2026).

Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat bahwa industri alas kaki bersama industri kulit tumbuh sebesar 8,31 persen (year on year) pada triwulan II tahun 2025, serta tumbuh 0,72 persen (quarter to quarter) pada triwulan III-2025.

Nilai investasi industri alas kaki juga tercatat mencapai lebih dari Rp18 triliun sepanjang Januari–September 2025.

Berdasarkan data BPS itu, kinerja ekspor industri alas kaki Indonesia juga menunjukkan tren positif, dengan pertumbuhan 11,89 persen pada periode Januari hingga Agustus 2025, serta menempatkan Indonesia di peringkat keenam dunia sebagai negara eksportir alas kaki.

Capaian tersebut tidak terlepas dari peran sentra IKM alas kaki yang menaungi jumlah pelaku usaha cukup besar.

“Namun, masih diperlukan berbagai upaya penguatan agar sentra IKM dapat beroperasi secara optimal dan berkelanjutan,” ucap Menperin.[syf]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *