LOGISTIKNEWS.ID- Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Kalitangi Asri Romokalisari – Kota Surabaya menghadiri undangan kegiatan sharing session yang diadakan oleh Kelompok Nelayan Nambangan Perak, Kota Surabaya dalam rangka pengembangan lanjutan budidaya kepiting soka yang berkelanjutan.
Kegiatan sharing session ini dihadiri langsung oleh Ketua Pokdakan Kalitangi Asri Romokalisari, Amin.
Dalam kesempatan tersebut, Amin menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan terkait sistem filtrasi air pada budidaya kepiting soka dan memberikan solusi atas berbagai permasalahan operasional yang dihadapi oleh Kelompok Nelayan Nambangan Perak.
Ini merupakan kegiatan lanjutan setelah Kelompok Nelayan Nambangan Perak – Kota Surabaya melakukan benchmarking budidaya kepiting soka ke Pokdakan Kalitangi Asri Romokalisari pada awal Desember 2025 lalu.
“Kami menerima dan menghadiri undangan dari Kelompok Nelayan Nambangan Perak dengan tujuan untuk membagikan bagaimana mengoptimalisasi budidaya kepiting soka sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan memperoleh hasil panen yang maksimal,” ujar Amin.
Sementara itu, Ketua Program Budidaya Kepiting Soka, KUB Bintang Laut, Kelompok Nelayan Nambangan Perak – Kota Surabaya, Sukron, menegaskan bahwa kegiatan sharing session ini merupakan program lanjutan untuk memperkuat transfer pengetahuan, peningkatan kapasitas teknis pembudidaya, serta mendorong kemandirian dan keberlanjutan usaha budidaya kepiting soka di wilayah pesisir Surabaya.
Dukungan TTL
Kegiatan ini sepenuhnya di dukung dan di fasilitasi oleh PT Terminal Teluk Lamong (TTL) sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Manager Komunikasi Korporasi PT Terminal Teluk Lamong, Dahlia Permata Sari, menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten mendukung sinergi antar kelompok masyarakat pesisir guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal.
“PT Terminal Teluk Lamong berkomitmen untuk terus mendampingi dan memfasilitasi program pemberdayaan masyarakat pesisir, salah satunya melalui kegiatan sharing session seperti ini. Kami percaya bahwa sinergi antar kelompok nelayan dan pembudidaya ikan akan menciptakan ekosistem usaha yang lebih kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujar Dahlia, melalui keterangan resminya pada Selasa (13/1/2026).
Dia mengatakan, melalui kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta peningkatan kualitas budidaya kepiting soka sekaligus memperkuat jejaring kerja sama antar kelompok nelayan dan pembudidaya ikan di wilayah Surabaya.
“Hal ini sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir secara inklusif. Selain itu, PT Terminal Teluk Lamong berharap program Budidaya Kepiting Soka ini dapat meningkatkan taraf hidup nelayan dan sekaligus menjaga kelestarian ekosistem pesisir,” ucap Dahlia.[am]












