Terminal Teluk Lamong Targetkan Lampaui 3 Juta TEUS

  • Share
Dirut TTL, David P Sirait

LOGISTIKNEWS.ID– PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi dan meningkatkan daya saing dalam menghadapi dinamika industri kepelabuhanan nasional maupun global di tahun 2026.

Direktur Utama TTL David P. Sirait menyampaikan bahwa tahun 2025 merupakan fase penting dalam perjalanan transformasi perusahaan.

Pada periode tersebut, TTL fokus pada penguatan integrasi operasional dan sistem, penyelarasan standar layanan, serta penguatan budaya kerja yang adaptif dan berorientasi pada kinerja.

“Evaluasi kinerja tahun 2025 menjadi pijakan penting untuk melangkah lebih progresif di tahun 2026. Kolaborasi menjadi kunci utama untuk mendorong transformasi berkelanjutan dan menciptakan value creation yang mampu menjawab kebutuhan serta ekspektasi pengguna jasa,” ujar David, melalui keterangan pers-nya pada Selasa (3/3/2026).

Lebih lanjut, David menegaskan bahwa keberhasilan transformasi TTL sangat ditentukan oleh peran sumber daya manusia sebagai motor penggerak utama. Kinerja perusahaan, menurutnya, tidak hanya diukur dari capaian operasional dan finansial, tetapi juga dari kemampuan perusahaan dalam menghadirkan manfaat sosial, menjaga keselamatan kerja, serta membangun kepercayaan publik melalui tata kelola perusahaan yang baik.

Memasuki tahun 2026, TTL menargetkan arus petikemas sebesar 3.048.275 TEUs, atau tumbuh 7,8% dibandingkan tahun 2025.

Sejalan dengan peningkatan kinerja operasional tersebut, pendapatan perusahaan diproyeksikan tumbuh dua digit, didorong oleh peningkatan produktivitas bongkar muat, efisiensi operasional, serta penguatan layanan bernilai tambah kepada pengguna jasa.

Adapun fokus strategis TTL pada tahun 2026 mencakup peningkatan produktivitas dan keandalan layanan, optimalisasi efisiensi operasional dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan ( safety ) dan kualitas layanan, serta penguatan transformasi dan port resilience untuk memastikan keberlanjutan kinerja perusahaan dalam jangka panjang.

David menegaskan, TTL optimis dapat mencapai target tahun 2026 melalui aksi-aksi strategis yang terukur. Disamping itu, konsolidasi internal dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder tetap menjadi fondasi utama, disertai fokus pada peningkatan layanan operasional yang berorientasi pada keselamatan dan kebutuhan pengguna jasa.

“Tahun 2026 akan menjadi fase penting bagi TTL dalam mewujudkan value creation yang nyata dan berkelanjutan,” tegas David.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *