Aptrindo Dukung Pelindo, Tertibkan Parkir Liar Truk di Akses Pelabuhan Priok

  • Share
Truk Trailer

LOGISTIKNEWS.ID- Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) mendukung upaya PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) untuk melakukan koordinasi dengan stakeholders dan Instansi berwenang dalam rangka menertibkan armada truk yang parkir liar di luar pelabuhan Tanjung Priok guna menghindari kemacetan akses dari dan ke pelabuhan tersibuk di Indonesia itu.

Ketua DPD Aptrindo DKI Jakarta, Dharmawan Witanto mengungkapkan, selain menertibkan parkir liar, manajemen Pelindo juga mesti lebih tegas dalam pengelolaan peruntukkan buffer area untuk parkir truk yang telah dioperasikannya selama ini.

“Yang jelas, praktik parkir liar bukan dilakukan oleh truk anggota kami, silahkan ditindak saja. Kalau perusahaan truk anggota kami semuanya memiliki garasi dan terdaftar serta bisa diverifikasi melalui sistem STID pelabuhan Priok,” ujar Akong, panggilan akrab Dharmawan, kepada Logistiknews.id pada Jumat (3/4/2026).

Akong mengatakan, masalah klasik lainnya di Tanjung Priok juga bukan hanya soal parkir truk, tetapi banyaknya truk berusia tua (lebih 20 tahun) yang masih beroperasi dan melayani aktivitas pelabuhan sehingga seringkali truk tersebut mogok dan berimbas pada kemacetan.

“Karenanya, program peremajaan truk pelabuhan Priok mesti didukung semua pihak termasuk oleh Pelindo,” ucapnya.

Dia juga menegaskan bahwa, fasilitas buffer area (parkir truk) yang disiapkan oleh Pelabuhan Tanjung Priok hendaknya dimanfaatkan oleh armada/truk yang siap masuk pelabuhan untuk melayani aktivitas ekspor maupun impor, bukan untuk parkir truk yang tanpa kegiatan.

Dharmawan Witanto (Photo: dok Logistiknews.id)

Sebelumnya, dalam rapat bersama Komisi VI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (2/4/2026), Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, mengakui bahwa Pelabuhan Tanjung Priok memiliki masalah pada tata lalu lintas.

Pasalnya, imbuh dia, banyak pemilik armada yang memilih untuk menaruh kendaraannya di sisi jalan (dil luar pelabuhan) dari pada masuk dalam lokasi parkir yang disediakan Pelindo.

Saat ini Pelindo juga sedang mencari lahan parkir baru untuk mengakomodir parkir liar di sekitar pelabuhan.

“Kami juga tengah berkoordinasi dengan Korlantas dan Dinas Perhubungan Provinsi untuk menindak parkir liar. Ini perlu peran dari stakeholder terkait, apakah itu Korlantas, termasuk juga DLAJ, Dinas Perhubungannya Provinsi, untuk menertibkan. Karena kita tidak punya fungsi penindakan,” ucap Dirut Pelindo.

Selain itu, Pelindo juga tengah dalam proses pembangunan Proyek New Priok Eastern Access (NPEA) yang menghubungkan Terminal Kalibaru langsung melalui Tol Cibitung-Cilincing. Adapun saat ini, Pelabuhan Tanjung Priok sudah terintegrasi dengan Jakarta-Cikampek atau Japek.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *