LOGISTIKNEWS.ID- Sebagai pelabuhan tersibuk di Indonesia, Pelabuhan Tanjung Priok menjadi indikator ekonomi nasional terkait dengan kelancaran pelayanan kapal maupun arus barang dan logistik.
Berdasarkan data yang dihimpun Logistiknews.id, pada Sabtu pagi (11/4/2026), terdapat 28 kapal yang dijadwalkan melaksanakan bongkar muat di pelabuhan Tanjung Priok hari ini.
Yakni, sebanyak 4 kapal di Jakarta International Container Terminal (JICT) dengan muatan bongkar 646 bok dan muat 2.916 bok. Kemudian 2 kapal di Terminal Peti Kemas (TPK) Koja dengan muat 801 bok.
Selain itu, di IPC TPK (internasioanal) TSJ ada 2 kapal dengan bongkar 181 bok dan muat 170 bok. Adapun di IPC TPK (domestik) MSA ada 3 kapal dengan bongkar 225 bok dan muat 806 bok, IPC TPK (domestik) Temas 2 kapal dengan bongkar 438 bok dan muat 176 bok, serta IPC TPK Domestik (009) 1 kapal dengan muat 187 bok.
Sedangkan di IPC TPK (domestik) Adipurusa ada 3 kapal dengan bongkar 4 bok dan muat 346 bok, dan IPC TPK (domestik) DHU ada 2 kapal dengan bongkar 472 bok muat 113 bok.
Kemudian, New Priok Container Terminal One (NPCT-1) ada 3 kapal dengan bongkar 1.427 bok dan muat 1.553 bok, Terminal Mustika Alam Lestari (T-MAL) 1 kapal dengan bongkar 831 bok dan muat 856 bok, Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) terdapat 1 kapal, dan PTP Multipurpose 1 kapal dan Prima Nur Panurjwan 2 kapal.
Adapun tingkat isian lapangan penumpukan atau yard occupancy ratio (YOR) pada sejumlah terminal di kawasan pabean Pelabuhan Tanjung Priok pada Sabtu 10 April, rata-rata mencapai 25% s/d 60%, atau relatif aman. Sedangkan rencana gate passs-nya sebanyak 10.378 bok.[am]













