Ini 6 Point Hasil Perundingan Pelindo & Sopir Truk, Soal Layanan Terminal Peti Kemas di Priok

  • Share
Common Gate NPCT-1

LOGISTIKNEWS.ID- PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 telah menyepakati perundingan dengan perwakilan ratusan Sopir Truk di Pelabuhan Tanjung Priok yang bernaung di Keluarga Besar Sopir Indonesia (KBSI) yang menggelar aksi demo dengan menyampaikan sejumlah tuntutannya pada Selasa (11/2/2025).

Perundingan tersebut dibuka langsung oleh Executive Director 2 PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Drajat Sulistyo, dan hasil perundingan itu juga turut ditandatangani oleh Direktur NPCT-1 Irwan Setyabudhi, Dirut PT JICT Ade Hartono, General Manager TPK Koja Ali Mulyono, dan Direksi Multi Terminal Indonesia (MTI) serta Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Adi Sugiri. Adapun dari pihak KBSI diwakili, Ilhamsyah, Nuratmo, Chaplin dan Jamaludin.

Dalam dokumen yang diterima redaksi Logistiknews.id, adapun point-point hasil perundingan antara PT Pelindo dan KBSI itu yakni;

Pertama, Terkait dengan gate pas pelabuhan belum dicapai kesepakan lantaran pihak PT Pelindo mesti melakukan pembahasan lebih lanjut dengan stakeholders dan asosiasi terkait di pelabuhan Tanjung Priok.

Kedua, Waktu pelayanan di terminal yakni 120 menit. Apabila melebihi batas waktu tersebut maka pihak Pelindo akan memberikan kompensasi berupa makanan dan minuman senilai Rp 25 ribu per 120 menit.

Ketiga, Pelindo akan membuat re-layout di Common Gate New Priok Container Terminal One (NPCT-1) untuk mengatasi masalah kemacetan di terminal peti kemas tersebut yang akan melibatkan KBSI dengan batas waktu paling lambat 21 Februari 2025.

Keempat, Terhadap masih adanya premanisme yang dikeluhkan para Sopir Truk di Pelabuhan Tanjung Priok, hal ini telah didiskusikan dengan Polres Jakarta Utara.

Kelima, Untuk fasilitas terminal peti kemas seperti ruang tunggu, toilet akan direalisasikan Pelindo paling lambat 21 Februari 2025.

Keenam, Terhadap permasalahan pungutan liar atau pungli di area pelabuhan, Pelindo akan menyampaikan nomor pengaduan (WBS Pelindo Bersih) melalui Whatsapp Group bersama dengan KBSI.

Pada selasa (11/2/2025) ratusan sopir truk angkutan barang dan kontainer menggelar aksi demo sejak sekitar pukul.09.00 Wib yang dimulai dari depan NPCT-1, Pos 9 Tanjung Priok hingga berakhir (sekitar pukul 15.30 Wib) di Kantor Pelindo Tower untuk menyampaikan sejumlah tuntutan yang salah satunya soal penanganan masalah kemacetan parah di Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan tersibuk di Indonesia itu.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *