LOGISTIKNEWS.ID- Layanan bongkar muat kendaraan melalui terminal khusus mobil di pelabuhan Patimban, Subang Jawa Barat, terus mengalami pertumbuhan
Sepanjang semester pertama tahun 2026, sebanyak 107.458 unit mobil telah dilayani melalui pelabuhan tersebut dengan rincian ekspor 63.086 unit, impor 7.262 unit dan domestik 37.110 unit.
Adapun rinciannya yakni; pada Januari 2026, sebanyak 15.936 unit yang berasal dari ekspor 10.054 unit, impor 454 unit dan domestik 5.428 unit.
Pada Februari 2026, tercatat sebanyak 20.174 unit yang berasal dari ekspor 12.646 unit, impor 968 unit dan domestik 6.560 unit. Pada Maret 2026, sebanyak 16.615 unit yang berasal dari ekspor 9.258 unit, impor 2.447 unit dan domestik 4.910 unit.
Kemudian pada April 2026, sebanyak 18.974 unit yang berasal dari ekspor 10.694 unit, impor 1.041 unit dan domestik 7.239 unit. Pada Mei 2026, sebanyak 20.202 unit yang berasal dari ekspor 12.903 unit, impor 830 unit dan domestik 6.649 unit.
Sedangkan pada Juni 2026, tercatat sebanyak 15.557 unit yang berasal dari ekspor 7.531 unit, impor 1.522 unit dan domestik 6.504 unit.
Selama Januari-Juni 2026 itu, arus kunjungan kapal melalui pelabuhan Patimban sebanyak 141 ship call dengan rincian kapal internasional 39 ship call dan domestik 102 ship call.
Berdasarkan data Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelebuhan (KSOP) Patimban, bahwa pada tahun 2025 terminal Patimban telah mampu melayani bongkar muat 204.774 unit mobil dengan rincian ekspor 125.702 unit, impor 13.381 unit dan domestik 65.688 unit.
Sedangkan arus kunjungan kapal yang dilayani di pelabuhan Patimban sepanjang 2025 lalu tercatat 264 ship call yang berasal dari kapal internasional 55 ship call dan domestik 209 ship call.
President Director PT Patimban Gateway Terminal, Pierre Avesque menegaskan bahwa Pelabuhan Patimban bisa menjadi pengumpul layanan logistik atau Hub di Indonesia.
“Meskipun saat ini banyak industri otomotif Jepang yang memanfaatkan pelabuhan Patimban, namun kami tegaskan bahwa peruntukkan pelabuhan Patimban merupakan pelabuhan umum,” ujar Pierre dalam paparannya pada acara media visit pelabuhan Patimban, pekan lalu.[am]













