Aptrindo Jakarta Audiensi ke KSOP Priok & Polres Jakut, Ini yang Dibahas

  • Share
Aptrindo saat beraudiensi dengan KSOP Tanjung Priok.

LOGISTIKNEWS.ID- Pelaku usaha Truk Logistik yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) DKI Jakarta, mengharapkan kebijakan yang akan dikeluarkan Pemerintah terkait masa pembatasan atau pengaturan operasional truk logistik saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru), agar tidak terlalu lama serta tetap memerhatikan aspek kelangsungan usaha logistik demi mendorong stabilitas pertumbuhan perekonomian nasional.

Hal tersebut disampaikan Ketua Aptrindo DKI Jakarta Dharmawan Witanto saat asosiasinya melakukan audiensi dengan Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Priok, Capt. John Kennedy dan jajarannya di Jakarta pada Kamis (5/11/2026).

Pada kesempatan auidensi itu, Dharmawan dan jajarannya juga turut didampingi Ketua Umum DPP Aptrindo Gemilang Tarigan dan jajaran pengurus lainnya, untuk menyampaikan ‘uneg-uneg’ terkait percepatan layanan bongkar muat agar aktivitas receiving dan delivery dari dan ke pelabuhan Tanjung Priok tetap berjalan lancar.

“Kami memberikan masukan kepada KSOP Priok supaya bisa menjembatani kepada Pemerintah (Kemenhub) terkait pengaturan operasional truk Nataru agar cukup 4-5 hari saja dan jangan terlalu lalu. Yakni di tanggal 25-26 Desember 2026, kemudian di tanggal 31 Desember 2026 s/d 1 Januari 2027. Sehingga diluar tanggal tersebut harapan kami truk logistik bisa tetap beroperasi seperti biasa atau normal,” ujar Dharmawan kepada Logistiknews.id pada Jumat pagi (6/11/2026).

Terkait percepatan layanan trucking di pelabuhan Tanjung Priok, imbuhnya, Aptrindo berharap KSOP Priok dapat melakukan pengawasan ketat terhadap semua operator terminal di pelabuhan Priok agar beroperasi sesuai SOP maupun standar service level agrement/seervice level guaranted (SLA/SLG) yang telah ditetapkan KSOP Tanjung Priok.

“Jangan sampai hambatan arus logistik di pelabuhan Priok dimasa libur maupun pasca Nataru tersebut karena akan berimbas langsung pada masyarakat,” tegas Dharmawan.

Audiensi Aptrindo dengan Kapolres Jakarta Utara.

Setelah melakukan  auidensi dengan KSOP Tanjung Priok, rombongan Aptrindo juga melakukan auidensi dengan Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Adhe Hariadi, S.I.K., M.H.

Pada kesempatan itu Aptrindo menyampaikan berbagai persoalan trucking dari dan ke Priok yang berkaitan dengan aspek keamanan dan keselamatan pengemudi truk maupun operasional trucking.

“Kami juga bercerita bagaimana pengalaman sejumlah anggota kami (trucking) yang mendapat perlakuan pencurian di jalan terhadap sparepart armadanya sehingga berpotensi sangat membahayakan keselamatan trucking di jalan. Kami harapkan hal ini mendapatkan atensi serius dari pihak Kepolisian,” ujar Ketua Aptrindo DKI Jakarta.

Dharmawan menegaskan, bahwa faktor keamanan dan keselamatan angkutan barang dari dan ke pelabuhan Tanjung Priok perlu mendapatkan perhatian serius dari semua stakehokders terkait, untuk menghindari aksi premanisme atau pencurian kelengkapan truk yang kerap dialami Trucking saat terjadi kemacetan di jalur distribusi dari dan ke pelabuhan tersibuk di Indonesia itu.

“Untuk itu, DPD Aptrindo DKI Jakarta mengimbau seluruh stkeholders maupun instansi berwenang dapat bersama-sama meningkatkan aspek keamanan dan keselamatan di jalan agar pelaku usaha truk dari dan ke pelabuhan Priok dapat beroperasi lebih tenang dan lancar,” ucap Akong panggilan akrab Dharmawan.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *