BKI Salurkan Dana Program UMK dan TJSL di Jawa Timur

  • Share

Jawa Timur, Logistiknews – PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) melalui program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan), kembali menyalurkan Program Pendanaan UMK dan Bina Lingkungan.

Kali ini penyaluran program TJSL disalurkan kepada beberapa UMK dan Masjid di wilayah Jawa Timur dengan nilai total hampir Rp 300 juta pada tanggal 13-14 Januari 2022.

Penyaluran Pendanaan UMK di Jawa Timur ini dilaksanakan di daerah Surabaya untuk penyaluran bantuan dana dan bantuan pembangunan Masjid. Dalam penyaluran ini dihadiri langsung oleh Manager Unit TJSL BKI, Endah Mustika,Tim TJSL  beserta beberapa UMK penerima dana.

Manager TJSL BKI, Endah Mustika mengatakan, penyaluran ini merupakan program dari BUMN yg bertujuan untuk  membantu para UMK dalam percepatan pemulihan perekonomian.

“Melalui kegiatan ini membuat kita dapat saling membantu dalam memberikan manfaat pada ekonomi, sosial dan lingkungan kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19,” ujar Endah dalam sambutannya mewakili Misbahudin Aidy, Kepala divisi Sekretaris Perusahaan PT BKI (Persero).

Sementara itu,  Alifiatien selaku perwakilan dari UMK dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BKI, dimana saat kondisi yang masih sulit ini PT BKI (Persero) melalui program TJSL tetap berkomitmen memberikan dukungan kepada para pelaku UMK dalam bentuk bantuan guna mengembangkan usahanya masing-masing.

“Dan sangat diharapkan program ini dapat berkelanjutan pada periode-periode berikutnya dengan lebih banyak lagi UMK yang membutuhkan dukungan, serta kedepannya kami selaku UMK siap mendukung dalam menyelaraskan semua program program yang dapat di sinergikan oleh BKI dan rekan-rekan UMK.”kata Alifiatien.

Seremoni Pemberian Bantuan Dana dilaksanakan dengan menyerahkan secara simbolis kepada 7 Mitra UMK di wilayah Jawa Timur. Selain penyaluran Program Pendanaan UMK juga disalurkan bantuan untuk pembangunan Masjid Istikmal di Surabaya.(*)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.