LOGISTIKNEWS.ID- Berdasarkan data yang dihimpun Logistiknews.id, pada Kamis pagi (16/4/2026), dijadwalkan ada 3 kapal di Jakarta International Container Terminal (JICT) dengan muatan bongkar 1.513 bok dan muat 1.857 bok.
Sedangkan di Terminal Peti Kemas (TPK) Koja dijadwalkan ada 1 kapal dengan muat 803 bok, serta New Priok Container Terminal One (NPCT-1) ada 3 kapal dengan bongkar 1.487 bok dan muat 2.228 bok.
Adapun rerata tingkat isian lapangan penumpukan atau yard occupancy ratio (YOR) di JICT saat ini mencapai 53%, TPK Koja 55% dan NPCT-1 mencapai 57%.
Sementara itu, jumlah kontainer longstay atau yang telah melewati batas waktu penumpukan lebih dari 30 hari di JICT sebanyak 437 bok dan yang menumpuk lebih dari 3 hari mencapai 3.387 bok.
Adapun kontainer longstay yang lebih dari 30 hari di TPK Koja sebanyak 132 bok, dan yang menumpuk lebih dari 3 hari 1.382 bok.
Sedangkan di NPCT-1 kontainer longstay yang lebih dari 30 hari sebanyak 550 bok, dan yang menumpuk lebih dari 3 hari 1.772 bok.
Berdasarkan data tersebut parameter receiving dan delivery (R/D) harian di JICT, TPK Koja dan NPCT-1 sampai per hari ini tercatat hanya 75%, dimana JICT hanya 3.375 bok/hari, TPK Koja 1.500 bok/hari dan NPCT-1 hanya 2.100 bok/hari.
Padahal sebelumnya, parameter R/D harian di sebanyak 4.500 bok/hari, TPK Koja 2.000 bok/hari dan NPCT-1 sebanyak 2.800 bok/hari.[am]













