Oleh: Akhmad Mabrori
MENJELANG berakhirnya penyesuaian kuota gate pass di pelabuhan Tanjung Priok pada 19 April besok, aktivitas pelayanan kapal dan bongkar muat di sejumlah terminal peti kemas di kawasan pabean pelabuhan tersibuk di Indonesia itu mulai nampak bergeliat.
Kondisi ini bisa direfleksikan dengan jumlah kunjungan kapal yang dilayani dan rata-rata tingkat keterisian lapangan penumpukan atau yard occupancy ratio (YOR) di tiap terminal.
Berdasarkan data yang dihimpun Logistiknews.id pada Sabtu (17/4/2026), sebanyak 23 kapal dijadwalkan melakukan bongkar muat pada sejumlah terminal di pelabuhan Tanjung Priok, pada hari ini.
Rinciannya yakni, ada 4 kapal di Jakarta International Container Terminal (JICT) dengan muatan bongkar 2.220 bok dan muat 3.455 bok. Kemudian 2 kapal di Terminal Peti Kemas (TPK) Koja dengan bongkar 468 bok dan muat 2.601 bok.
Selain itu, di IPC TPK (internasioanal) TSJ ada 1 kapal dengan bongkar 932 bok dan muat 1.102 bok, IPC TPK (domestik) MSA ada 1 kapal dengan bongkar 22 bok dan muat 264 bok, IPC TPK (domestik) Temas 2 kapal dengan bongkar dengan bongkar 846 bok dan muat 914 bok, serta IPC TPK Domestik (009) 2 kapal dengan bongkar 253 bok dan muat 434 bok.
Sedangkan di IPC TPK (domestik) Adipurusa ada 2 kapal dengan bongkar 373 bok dan muat 300 bok, dan IPC TPK (domestik) DHU ada 3 kapal dengan bongkar 682 bok muat 321 bok.
Kemudian New Priok Container Terminal One (NPCT-1) ada 3 kapal dengan bongkar 1.912 bok dan muat 2.191 bok, Mustika Alam Lestari (T-MAL) 1 kapal dengan bongkar 354 bok dan muat 707 bok, dan PTP Multipurpose terdapat 2 kapal.
YOR & Kontainer Longstay
Adapun rerata tingkat isian lapangan penumpukan atau yard occupancy ratio (YOR) di JICT pada Sabtu pagi (17/4/2026) mencapai 62%, TPK Koja 68%, IPC TPK (internasional) OJA 55%, IPC TPK (internasioanal) TSJ 55%, IPC TPK (domestik) MSA 52%, IPC TPK (domestik) Temas 53%, IPC TPK Domestik (009) 55%, IPC TPK (domestik) Adipurusa 57%, dan IPC TPK (domestik) DHU 53%.
Kemudian rerata YOR di New Priok Container Terminal One (NPCT-1) 55%, Mustika Alam Lestari (T-MAL) 50%, Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) 42%, PTP Multipurpose 26% dan Prima Nur Panurjwan (PNP) 59%.
Sedangkan jumlah kontainer longstay atau yang telah melewati batas waktu penumpukan di pelabuhan Tanjung Priok per Sabtu 17 April 2026 yang tersebar di sejumlah terminal di kawasan pabean pelabuhan tercatat sebanyak 8.565 bok yang berasal dari kontainer longstay lebih dari 30 hari 2.576 bok dan yang menimbun lebih dari 3 hari sebanyak 5.989 bok.
Kuota Gate Pass
Sebagaimana diketahui, pengaturan kuota gate pass dan kegiatan pelayanan kedatangan kapal di semua terminal peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok itu untuk mengantisipasi kemacetan pasca libur Lebaran 2026/Idul Fitri 1447 H.
Kuota gate pass juga bisa menjadi tolok ukur sebagai parameter kegiatan pemasukan dan pengeluaran barang atau receiving dan delivery (R/D) pada tiap-tiap terminal di pelabuhan tersibuk di Indonesia itu.
Pengaturan kuota gate pass di pelabuhan Priok diberlakukan mulai 30 Maret 2026 hingga 19 April 2026 (atau selama 21 hari), sebagai langkah mitigasi kemacetan dan pelayanan operasional pasca Libur Lebaran 2026.
Untuk itu, kepada seluruh pengguna jasa agar dapat menyesuaikan jadwal pengiriman, pengambilan peti kemas dan jadwal kegiatan penyandaran kapal dengan ketentuan dan kesepakatan yang telah dibuat untuk mencegah kemacetan pasca Libur Lebaran tahun ini di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
Adapun pengaturan gate pass harian itu dibagi dalam beberapa tahapan yakni; 30 Maret s/d 12 April 2026 hanya memberikan maksimal 50% dari kuota gate pass.
Kemudian periode 13 April s/d 19 April 2026 maksimal 75% dari kuota gate pass harian. Dan mulai 20 April 2026, kuota gate pass harian di Priok akan kembali normal 100%.
Sedangkan untuk kegiatan pelayanan kapal, yakni sejak 30 Maret s/d 19 April 2026, hanya bisa 50% dari kapasitas. Adapun 100% (normalisasi) kapasitas layanan kapal di terminal baru bisa dilakukan pada 20 April 2026.
Jika dalam kondisi normal (tidak ada pengaturan), bahwa parameter harian receiving dan dellivery (R/D) di Jakarta International Container Terminal (JICT) adalah sebanyak 4.500 bok/hari, Terminal Petikemas (TPK) Koja 2.000 bok, IPC TPK Internasional (OJA) dan IPC TPK Internasional (TSJ) 1.500 bok.
Adapun parameter R/D harian di IPC TPK Domestik (MSA) dan IPC TPK Domestik (Temas) 2.000 bok, IPC TPK Domestik (009) sebanyak 800 bok, IPC TPK Domestik (Adipurusa) 1.500 bok, dan IPC TPK Domestik (DHU) 1.500 bok.
Selain itu, parameter R/D harian di New Priok Container Terminal-One (NPCT-1) sebanyak 2.800 bok, Terminal Mustika Alam Lestari (MAL/NPH) 1.200 bok, PT Pelabuhan Tanjung Priok/PTP Multipurpose 350 bok dan Prima Nur Panurjwan (PNP) 750 bok.
Sedangkan di Terminal Khusus Mobil atau Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) parameter harian R/D-nya sebanyak 1.500 unit.[*]













