Agar Industrinya Siap, Pembatasan Angkutan Barang Kudu Terprogram

  • Share
Akbar Djohan, Ketua Umun DPP ALFI

LOGISTIKNEWS.ID- Pelaku bisnis yang tergabung di Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) maupun Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) mengusulkan agar Pemerintah sudah bisa lebih dini dalam menetapkan regulasi pembatasan operasional truk pengangkut barang saat masa Libur Lebaran/Idul Fitri.

Ketua DPP ALFI Akbar Djohan mengatakan, aosiasinya sudah seringkali menyampaikan agar setiapkali ada rencana pembatasan operasional angkutan barang pada saat Lebaran agar dapat disampaikan jauh-jauh hari sebelumnya kepada stakeholders dan pelaku usaha.

“Kita sudah sering memberikan masukan seperti itu. Agar untuk pembatasan truk Lebaran dan Nataru (Natal dan Tahun Baru) tahun depan dapat dibahas dan diumumkan lebih dini agar kegiatan pelaku usaha lebih terencana kedepannya,” ujar Akbar, pada Selasa (25/3/2025).

Akbar mengatakan, setiap regulasi pembatasan angkutan barang yang dibuat oleh Pemerintah hendaknya dapat mempertimbangkan karaktetistik dan kelangsungan usaha angkutan barang dan logistik hingga hinterland/industrinya.

Hal senada diutarakan Ketua Umum DPP Aptrindo Gemilang Tarigan. Menurutnya, saat evaluasi mudik Lebaran yang telah berjalan, dan jika ingin dipersiapkan pengaturan angkutan Lebaran periode selanjutnya.

“Sehingga semua pihak bisa merencanakan persiapan dengan baik di Pabrik maupun penyusuian schedule kedatangan kapal. Sehingga semua dapat terplanning dengan baik,” ujar Gemilang.

Dia mengatakan, kelangsungan usaha angkutan barang dan logistik mesti sama-sama menjadi prioritas saat Lebaran/Idul Fitri.

“Jangan seperti selama ini, angkutan barang dan logistik selalu dikorbankan atas nama dan demi kelancaran angkutan penumpang. Padahal antara angkutan barang dan penumpang bisa harmonisasikan jika pengaturannya berasaskan aspek keadilan,” ujarnya.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *