Jelang Tutup Tahun: Kontainer Longstay Kembali Sesaki Priok, Ada 13.219 Bok

  • Share
Tumpukan Kontainer di NPCT-1 pada Selasa (30/12/2025)-photo: Logistiknews.id/Akhmad Mabrori

LOGISTIKNEWS.ID- Menjelang tutup tahun 2025, jumlah kontainer longstay atau yang melewati batas waktu penumpukan di sejumlah terminal di pelabuhan Tanjung Priok per 30 Desember 2025 mencapai 13.219 bok.

Berdasarkan data yang dihimpun Logistiknews.id pada Selasa (30/12/2025) pukul 08.00 Wib, Jumlah itu berasal dari kontainer longstay yang menimbun lebih dari 30 hari sebanyak 611 bok dan yang menumpuk lebih dari 3 hari sebanyak 12.608 bok.

Adapun rincian kontainer yang menimbun lebih dari 30 hari tersebut tersebar di Jakarta International Container Terminal (JICT) 359 bok, Terminal Peti Kemas (TPK) Koja 139 bok, IPC TPK Internasional (OJA) 4 bok, dan IPC TPK Internasional (TSJ) 1 bok.

Kemudian, IPC TPK Domestik (MSA) 61 bok, IPC TPK Domestik (009) 1 bok, dan IPC TPK Domestik (Adipurusa) 21 bok.

Selain itu, New Priok Container Terminal One (NPCT-1) 13 bok, Terminal Mustika Alam Lestari (TMAL) 5 bok, dan Prima Nur Panurjwan (PNP) 7 bok.

Lebih Dari 3 Hari

Adapun jumlah kontainer longstay yang melebihi masa penumpukan lebih dari 3 hari) di pelabuhan itu berada di JICT tercatat 5.201 bok, TPK Koja 2.356 bok, IPC TPK Internasional (OJA) 195 bok, dan IPC TPK Internasional (TSJ) 430 bok.

Kemudian, IPC TPK Domestik (MSA) 722 bok, IPC TPK Domestik (Temas) 53 bok, IPC TPK Domestik (009) 1.435 bok, IPC TPK Domestik (Adipurusa) 613 bok, IPC TPK Domestik (DHU) 580 bok.

Selain itu, NPCT-1 sebanyak 545 bok, Terminal Mustika Alam Lestari (TMAL) 337 bok, dan Prima Nur Panurjwan (PNP) 141 bok.

Rerata YOR

Sedangkan tingkat keterisian lapangan penumpukan di terminal atau yard occupancy ratio (YOR) rerata 18% hingga 69%.

Adapun rinciannya, YOR di JICT 55%, TPK Koja 40%, IPC TPK Internasional (OJA) 66%, dan IPC TPK Internasional (TSJ) 66%, IPC TPK Domestik (MSA) 54%, IPC TPK Domestik (Temas) 69%, IPC TPK Domestik (009) 48%, IPC TPK Domestik (Adipurusa) 51%, IPC TPK Domestik (DHU) 57%.

Selain itu, New Priok Container Terminal One (NPCT-1) 51%, Terminal Mustika Alam Lestari (TMAL) 25%, Indonesia Kendaraan Terminal 42%, PT Pelabuhan Tanjung Priok 18% dan Prima Nur Panurjwan (PNP) 80%.[am]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *