Holding BUMN Jasa Survei: Pendapatan di Targetkan Naik 15% pada 2022

  • Share

YOGYAKARTA–  Tiga BUMN Jasa Survei, yakni PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), PT SUCOFINDO (Persero), dan PT Surveyor Indonesia (Persero), menggelar Rapat Kerja (Raker) untuk menetapkan rencana kerja bersama tahun 2022 dan harmonisasi strategi dan kegiatan operasional.

Direktur Utama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) Rudiyanto, dalam rapat kerja bertema ‘Improve collaboration and operationalize synergies’, baru-baru ini di Yogyakarta, menyampaikan bahwa proses holding ini sudah selesai dan menunggu peresmian.

“Kini kita berkolaborasi untuk menyelaraskan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2022,” kata Rudiyanto.

Dia mengatakan, keberhasilan Holding Jasa Survei dalam mencapai target holding ini, maka akan diingat atau dicatat sebagai entitas yang memberikan kontribusi bagi Negara.

Pada Rapat Kerja yang dihadiri oleh seluruh kepala unit bisnis dan unit pendukung ketiga BUMN, disampaikan target pendapatan Holding BUMN Jasa Survei tahun 2022 secara konsolidasi ditargetkan naik sebesar 15 persen, dan proyeksi sampai dengan tahun 2024 secara konsolidasi lebih tinggi dengan adanya holding BUMN Jasa Survei.

Direktur Utama PT SUCOFINDO (Persero), Mas Wigrantoro Roes Setiyadi pada sambutannya, mengatakan bahwa holding didirikan untuk memperbesar skala bisnis.

“Holding ini tidak hanya sekadar berbagi kue yang sudah ada. Kita harus jeli melihat peluang,  dimana tentunya peluang jasa yang belum dikerjakan sampai saat ini. Dengan holding, kita dapat menggunakan sumber daya dan kompetensi bersama, sehingga peluang yang belum dapat dilakukan akan dapat kita raih,” ujarnya.

Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero), M.Haris Witjaksono mengatakan bahwa terbentuknya Holding BUMN Jasa Survei akan meningkatkan peluang bisnis dan efisiensi melalui sinergi, kolaborasi, dan integrasi.

Di samping itu dengan terbentuknya holding ini akan ada penyesuaian struktur organisasi baru dengan menggunakan pendekatan Strategi Penguatan Portofolio Bisnis.

“Saya yakin kami bisa menjalankan mandat holding dari Kementerian BUMN untuk mencapai Top 5 di Pasar Regional,” ucapnya.

Kementerian BUMN membentuk Holding BUMN Jasa Survei ini dengan tujuan meningkatkan kapabilitas, sehingga  daya saing dan kemampulabaan Holding BUMN Jasa Survei bisa lebih baik lagi  dan dapat mencapai visi menjadi top 5 leader di Asia Pasifik dengan  mengoptimalkan layanan Testing, Inspection and Certification, Consultation, Classification dan Statutoria di seluruh wilayah Indonesia (domestik), regional, dan global.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.