Sinergitas ALFI & ALFI Institute dengan Politeknik Penerbangan Jayapura melalui MoU

  • Share
MoU antara DPP ALFI/ALFI Institutue dengan Politeknik Penerbangan Jayapura, di Jakarta pada Jumat (11/2/2022).

JAKARTA,Logistiknews – Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Logistik nasional yang berkelanjutan mutlak diperlukan guna mengembangkan eksistensi industri logistik yang terus dinamis.

Pembangunan SDM yang berkualitas salah satunya di mulai dari pendidikan yang berbasis terhadap pemahaman kegiatan Logistik yang berintegrasi dengan Pemangku Kepentingan Logistik.

Hal itu untuk mempersiapkan SDM yang berinovasi dan profesional membangun logistik Indonesia yang berkelanjutan melibatkan pemangku kepentingan termasuk akademisi/politeknik yang dipersiapkan secara khusus demi akselerasi masuk kedalam Industri Logistik melalui pendidikan.

Implementasi tersebut dilakukan salah satunya melalui MoU antara DPP ALFI/ALFI Institutue dengan Politeknik Penerbangan Jayapura, di Jakarta pada Jumat (11/2/2022).

MoU tersebut ditandatangani Ketua Umum DPP ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi dan Direktur Politeknik Penerbangan Jayapura Benny Suherman, S.Si.T., S.E., M.Si.

Ketua Umum DPP ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi,  mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Politeknik Penerbangan Jayapura untuk melibatkan sektor industri sehingga perkuatan SDM Logistik nasional yang di inisiasi mulai dari wilayah Timur di Jayapura dapat menjadi bagian yang terintegrasi dalam pola pendidikan yang terserap di wilayah logistik Indonesia.

Yukki mengatakan, sinergitas dalam pendidikan logistik ini diperlukan dan keterkaitan antara peran industri sebagai bagian pemangku kepentingan logistik dengan melibatkan proses aspek regulasi guna pengambilan keputusan Logistik yang dilakukan Pemerintah dan bisnis guna peningkatan, efisiensi Logistik Indonesia.

“Dari sisi ektor industri peran pendidikan khususnya Politehnik Penerbangan Jayapura mengambil peran yang strategis dan terintegrasi antara regulasi dan bisnis yang bermuara menjadi pengembangan logistik yang berkelanjutan dan penyerapannya dengan mengoptimalisasikan rantai pendidikan yang semakin unggul,” ucap Yukki.

Direktur Politeknik Penerbangan Jayapura, Benny Suherman mengapresiasi kepada ALFI sebagai Asosiasi dalam bidang logistik dan Forwarder di Indonesia yang terafiliasi secara internasional (AFFA & FIATA) yang memberikan nilai tambah bagi para Tarunanya untuk meningkatkan wawasan dan pengembangan industri logistik yang berkesinambungan secara nasional mapupun internasional.

Harapannya, sinergitas ini bisa mempercepat kerjasama dengan ALFI sebagai payung perusahaan Logistik di Indonesia agar lulusannya dapat lebih berinovasi dengan berbekal keterampilan serta profesionalisme dengan digitalisasi bagi kemajuan logistik di Indonesia.

Dengan MoU ini diharapkan SDM logistik Indonesia melalui Politeknik Penerbangan Jayapura unggul dalam bidang Logistik & rantai pasok.

“Selain itu pula pemanfaatan sinergitas ini dapat membantu program internship guna peningkatan capacity building bagi Taruna serta pemanfaatan aset terkait industri logistik dapat di optimalkan,  dimana program Politeknik Penerbangan Jayapura akan membuka program studi D3 Management Logistik Tranportasi Udara (MLTU),” ujar Benny.

Tentunya, kata dia, program yang berkesinambungan dan terintegrasi akan diikuti melalui penelitian, pengembangan serta pengabdian kepada masyarakat dengan kearifan lokal menjadi bagain yang terpenting dalam pembangunan SDM logistik Indonesia yang berkelanjutan.

“Diharapkan dengan sinergitas melalui MoU ini dapat saling melengkapi serta dukungan standard pendidikan yang berbasis internasional dan menjadikan lulusan SDM logistik Indonesia melalui Politeknik Penerbangan Jayapura unggul dalam bidang logistik & rantai pasok,” ucap Benny.(am)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.