Komitmen K3LH, JICT Imbau Sopir Truk Patuh

  • Share
Gate JICT

LOGISTIKNEWS.ID – PT Jakarta International Container Terminal (JICT) mengimbau seluruh Pengemudi Truk (Sopir) pengangkut kontainer untuk mematuhi aturan K3LH diwilayah kerja terminal peti kemas tersibuk di Indonesia itu.

Apabila masih ada yang melanggar aturan itu, maka pada 1 Novenmber 2024  pihak JICT akan berkordinasi dengan pihak Kepolisian.

Hal tersebut ditegaskan Manajemen JICT melalui Surat Edaran No: HM.608/1/15/JICT-2024 yang ditandatangani Wakil Dirut JICT Budi Cahyono, pada 2 Oktober 2024.

“Ini dalam rangka mematuhi peraturan dan perundangan yang berlaku serta komitmen Manajemen pada Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) diwilayah kerja JICT,” dikutip dari Surat Edaran itu.

Himbauan JICT itu juga telah disampaikan kepada seluruh pengguna jasa serta asosiasi terkait di pelabuhan Tanjung Priok antara lain; Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jakarta, Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) Jakarta, dan Gabungan Perusahaan Eksportis Indonesia (GPEI) Jakarta.

Selain itu, Indonesia National Shipowners Association (INSA) Jaya, Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jakarta, Organda Angsuspel Jakarta, Klub Logindo Jakarta, dan Asosiasi Depo Kontainer Indonesia (ASDEKI) Jakarta.

Untuk mematuhi penerapan K3LH di wilayah kerja JICT, maka agar Sopir Truk membawa surat kelengkapan kendaraannya, mematuhi rambu lalu lintas di wilayah kerja PT JICT, dan batas kecepatan maksimum 30 km/jam.

Sopir Truk Kontainer juga dilarang memberikan Tips dalam bentuk apapun kepada Pekerja JICT.

Pengemudi Truk juga tidak diperkenankan keluar dari Kabin Truk saat menunggu pelayanan, mendahulukan pergerakan alat bongkar muat peti kemas, serta dilarang merokok dan membuang sampah diwilayah kerja JICT.

Arus Peti Kemas Naik

Berdasarkan catatan Logistiknews.id, arus peti kemas melalui Jakarta International Container Terminal (JICT) selama periode Januari hingga Agustus 2024 mencapai 1.470.642 twenty foot equivalent units (Teus) atau setara 947.628 bok.

Pencapaian arus peti kemas selama delapan bulan pertama 2024 di terminal peti kemas itu naik sekitar 8% (lebih dari 100 ribu Teus) jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 1.370.814 Teus atau setara 884.887 bok.

Throughput peti kemas JICT selama periode delapan bulan pertama di 2024 itu berasal dari impor 788.137 Teus atau 513.811 bok, sedangkan ekspor-nya 682.504 Teus (433.817 bok).

Adapun pada periode yang sama tahun 2023, peti kemas impor-nya tercatat 774.771 Teus atau setara 487.330 bok dan ekspor-nya 628.043 Teus (397.557 bok).

Sedangkan arus kunjungan kapal yang dilayani di JICT selama periode Januari s/d Agustus 2024 tercatat 777 unit, atau turun signifikan dibanding periode yang sama tahun 2023 lalu sebanyak 904 unit.

Berdasarkan data tersebut, arus kapal melalui JICT kini didominasi kapal berukuran besar (mother vessel) dengan volume muatan peti kemas lebih banyak.[redaksi@logistiknews.id]

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *