LOGISTIKNEWS.ID- Ajang bergengsi para pemangku kepentingan disektor transportasi dan logistik global, yakni transport logistic Southeast Asia dan air cargo Southeast Asia (tlacSEA) 2025 bakal digelar pada 29 s/d 31 Oktober 2025 di Sands Expo & Convention Centre, Singapura.
Acara ini akan menyoroti inovasi rantai pasok, konektivitas lintas batas, dan logistik berkelanjutan di seluruh kawasan Asia Tenggara. Lebih dari 10.000 profesional logistik, dan lebih dari 300 peserta pameran, dan 90-an pembicara ahli bakal terlibat dalam ajang tersebut.
CEO & Managing Director, MMI Asia Pte Ltd, Michael Wilton, di Menara Kadin pada Jumat (15/8/2025) mengungkapkan, tlacSEA Connect bertujuan menyelaraskan prioritas nasional dengan strategi regional dan mendukung solusi praktis untuk pertumbuhan jangka panjang.
Dia mengatakan, tlacSEA adalah edisi terbaru dari pameran dagang terbesar di dunia untuk industri transportasi dan logistik. Acara ini diproyeksikan menjadi pertemuan paling berpengaruh bagi industri logistik, mobilitas, TI, manajemen rantai pasok, dan kargo udara di Asia Tenggara.
Setelah meraih penghargaan “Debut Event of the Year” di Singapore MICE Awards 2024, acara ini menyajikan gambaran komprehensif tentang industri, menawarkan wawasan berharga mengenai tren dan tantangan terkini.
Adapun MMI Asia Pte Ltd didirikan pada 1992, yang merupakan anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya dank antor pusat regional Messe München GMBH (MMG), salah satu penyelenggara pameran terbesar dan terkemuka di dunia.
Portofolio acara MMI Asia mencakup edisi pameran dagang terkemuka dunia dari Munichtransport logistic & air cargo, analytica, ceramitec serta acara khusus industri seperti Glasstech and Fenestration Asia, Asia Climate Forum, dan Singapore International Water Week.
MMI Asia juga menyediakan konsultasi manajemen pameran dagang dan konferensi profesional untuk lembaga pemerintah, organisasi perdagangan internasional, dan asosiasi perdagangan.
“Dengan meningkatnya perdagangan intra-ASEAN, melonjaknya aktivitas e-commerce, dan dorongan menuju dekarbonisasi, sistem logistik di Asia Tenggara mengalami transformasi yang pesat,” ucap Michael.
Karenanya, tlacSEA 2025 menjadi platform tepat waktu bagi pemerintah, penyedia solusi, freight forwarder, dan pengirim barang untuk menjajaki peluang dalam integrasi digital, pengembangan infrastruktur, dan penyelarasan regional.[am]













